6 Tokoh Penting Comic 8 Revolution Santet K4bin3t

6 Tokoh Penting Comic 8 Revolution Santet K4bin3t
6 Tokoh Penting Comic 8 Revolution Santet K4bin3t

ajibata, Jakarta – Industri film nasional kembali memanas menjelang akhir tahun. Mulai 24 Desember 2025, tiga film Indonesia siap bersaing merebut perhatian penonton bioskop Tanah Air. Selain Janur Ireng dan Patah Hati Yang Kupilih, satu judul lain yang mencuri sorotan adalah Comic 8 Revolution: Santet K4bin3t.

Film ini menarik perhatian bukan hanya karena judulnya yang nyeleneh, tetapi juga karena menempatkan dua figur publik populer, Andre Taulany dan Hesti Purwadinata, di garis depan cerita. Di sisi lain, Comic 8 Revolution juga menjadi panggung pembuktian bagi para komika generasi baru hasil audisi nasional.


Baca Juga: Lirik Lagu Sadrah For Revenge, Makna Penerimaan dalam Cinta


Ajang Pembuktian Komika Generasi Baru Di Comic 8

Comic 8 Revolution: Santet K4bin3t lahir dari proses panjang pencarian talenta. Audisi digelar di delapan kota besar, yakni Bandung, Yogyakarta, Surabaya, Makassar, Bali, Medan, Palembang, dan Jakarta. Proses seleksi berlangsung sejak 23 Agustus hingga 21 September 2024 dan disambut antusias oleh ratusan komika muda dari berbagai daerah.

Menariknya, audisi ini tidak main-main. Sejumlah nama besar di dunia komedi Tanah Air duduk sebagai juri, seperti Indro Warkop, Oki Rengga, dan Cak Lontong. Para finalis yang berhasil lolos bukan hanya mendapatkan pengakuan, tetapi juga kesempatan emas membintangi film layar lebar.

Sepuluh komika terpilih tersebut adalah Bagas Sianipar, Bayu Wibowo, Fadholi Ambar, Felix Seda, Johan Juling, Jerry Libing, Aep Sutisna, Sardhol, Andro, dan Bayu Terimakasih. Kehadiran mereka memberi warna baru sekaligus menyegarkan semesta Comic 8 yang telah dikenal luas oleh publik.


Di Balik Layar: Sutradara dan Penulis Comic 8 Berpengalaman

Agar konsep besar ini berjalan matang, Falcon Pictures menunjuk Fajar Bustomi sebagai sutradara. Nama Fajar bukan sosok asing, mengingat ia sebelumnya sukses lewat film box office Dilan 1990.

Sementara itu, urusan naskah dipercayakan kepada Adhitya Mulya, yang dikenal piawai meramu cerita komedi dengan sentuhan sosial. Kombinasi sutradara dan penulis berpengalaman ini diharapkan mampu menjaga keseimbangan antara humor, kritik, dan hiburan.


Ki Bagus, Dukun Sakti Penuh Dendam

Ki Bagus (Andre Taulany)

Di pusat konflik berdiri Ki Bagus, dukun sakti yang diperankan Andre Taulany. Karakter ini digambarkan menyimpan dendam mendalam kepada pemerintah. Ia merasa seluruh jasa yang pernah ia berikan kepada negara diabaikan begitu saja.

Akibat rasa sakit hati tersebut, Ki Bagus menyusun rencana berbahaya. Ia berniat mengirim santet kepada para petinggi negara, termasuk sejumlah menteri. Namun, rencana ini bukan perkara mudah. Untuk memastikan santetnya bekerja sempurna, Ki Bagus harus mencari tengkorak bertuah yang akan dipersembahkan kepada makhluk gaib yang ia sembah.

Seiring berjalannya cerita, terungkap bahwa tumbal yang dibutuhkan bukan hanya tengkorak, melainkan delapan nyawa manusia. Di sinilah konflik mulai berkembang ke arah yang lebih gelap, sekaligus absurd, khas dunia Comic 8.


Ni Gendis, Pasangan Sakti dengan Ambisi Besar

Ni Gendis (Hesti Purwadinata)

Di sisi lain, hadir Ni Gendis yang diperankan Hesti Purwadinata. Ia bukan sekadar istri Ki Bagus, melainkan partner sejajar dalam dunia perdukunan. Uniknya, kisah cinta keduanya bermula dari sebuah pertarungan sengit.

Dalam duel tersebut, topeng Ki Bagus tersingkap. Tatapan mata yang terjadi justru menumbuhkan cinta pada pandangan pertama. Pertarungan pun berubah arah, dari saling membunuh menjadi saling mendukung.

Sebagai pasangan, Ki Bagus dan Ni Gendis dikenal memiliki reputasi mengerikan dalam urusan santet. Namun, seiring waktu, ambisi dan dendam membuat keduanya terjebak dalam lingkaran konflik yang mereka ciptakan sendiri. Hubungan yang semula solid perlahan diuji oleh tujuan pribadi masing-masing.


Tontonan Comic 8 Akhir Tahun dengan Rasa Berbeda

Dengan menggabungkan komedi, satire politik, unsur mistis, dan wajah-wajah baru, Comic 8 Revolution: Santet K4bin3t menawarkan sesuatu yang berbeda untuk penonton akhir tahun. Film ini tidak hanya menghibur, tetapi juga menjadi etalase regenerasi komika Indonesia.

Di tengah persaingan ketat film Natal dan Tahun Baru, kehadiran Comic 8 Revolution berpotensi menjadi pilihan alternatif bagi penonton yang ingin tertawa sekaligus menyaksikan eksperimen baru di perfilman nasional.

Baca Juga: Serunya Film Animasi Bertema Hewan: Pilihan Edukatif untuk Hiburan Anak dan Keluarga

pilar nyamuk jurnal auto inovasi hidup layak