Abidzar Al Ghifari Sambut Keponakan, Pilih Dipanggil Om Bi

Abidzar Al Ghifari Sambut Keponakan, Pilih Dipanggil Om Bi
Abidzar Al Ghifari Sambut Keponakan, Pilih Dipanggil Om Bi

ajibata, Jakarta – Kelahiran putri pertama pasangan Adiba Khanza dan Egy Maulana Vikri membawa kebahagiaan besar bagi seluruh keluarga. Bukan hanya bagi kedua orang tua baru tersebut, kehadiran bayi mungil bernama Elara Mahakalila juga langsung mencuri perhatian sang paman, Abidzar Al Ghifari.

Antusiasme Abidzar bahkan membuat suasana keluarga semakin hangat. Ia disebut-sebut tak sabar ingin terus melihat keponakan pertamanya, meski hanya lewat layar ponsel. Hal itu diungkap langsung oleh sang ibunda, Umi Pipik, saat ditemui awak media di kawasan Kemang, Jakarta Selatan, Jumat (2/1/2026).

Baca Juga: Agak Laen 2 Jadi Film Indonesia Terlaris Sepanjang Masa

Abidzar Rajin Video Call dan Punya Banyak Rencana

Menurut Umi Pipik, Abidzar kerap melakukan panggilan video hanya untuk melihat wajah Baby Elara. Bahkan, dalam satu hari, panggilan itu bisa terjadi berulang kali. Tingkah tersebut menjadi bukti betapa besarnya rasa sayang Abidzar pada keponakan pertamanya.

“Dia senang banget. Bentar-bentar video call, ‘Bocil mana bocil?’ begitu terus,” cerita Umi Pipik sambil tersenyum.

Selain rajin menyapa lewat video call, Abidzar juga sudah mulai melontarkan candaan khas om-om penyayang. Ia bahkan bercanda ingin “mengambil alih” peran orang tua sementara jika Adiba dan Egy ingin pergi berdua.

“Katanya, ‘Sudah mama papanya boleh jalan-jalan deh, mending di sini saja.’ Bahkan sampai bilang, ‘Kalau lagi honeymoon, titipin sama Om Bi saja,’” lanjut Umi Pipik.

Candaan tersebut tentu saja disampaikan dengan nada penuh kasih sayang. Namun demikian, Umi Pipik tetap mengingatkan sang putra agar tidak terlalu jauh menggoda.

Panggilan Khusus Om Abidzar dan Kalila

Menariknya, Abidzar sudah menetapkan panggilan khusus untuk dirinya sendiri. Ia ingin dipanggil Om Bi, agar terdengar akrab di telinga keponakannya kelak. Rencana-rencananya pun terdengar cukup jahil, meski tetap lucu.

“Katanya, ‘Panggil sama Om Bi saja, nanti diajak jalan.’ Ya langsung saya bilang, ‘Awas nanti kamu ajarin yang enggak bagus-bagus,’” ujar Umi Pipik sambil tertawa.

Tak hanya itu, Abidzar juga punya selera sendiri dalam memanggil sang bayi. Jika Umi Pipik memilih memanggil cucunya dengan sebutan Baby Elara, Abidzar justru lebih suka menyebut nama belakangnya.

“Kalau Om Bi mah katanya Kalila. Ya sudah, terserah dia saja senangnya apa,” kata Umi Pipik pasrah namun bahagia.

Perbedaan panggilan ini justru menambah keceriaan dalam keluarga. Selain itu, hal tersebut menunjukkan betapa setiap anggota keluarga memiliki cara masing-masing dalam mengekspresikan rasa sayang.

Umi Pipik Aktif Dampingi Adiba Jadi Ibu Baru

Sementara itu, Umi Pipik juga menikmati perannya sebagai ibu sekaligus nenek baru. Ia tak segan turun tangan langsung membimbing Adiba dalam merawat bayi, terutama karena putrinya masih menjalani masa adaptasi sebagai ibu pertama kali.

Menurut Umi Pipik, hal-hal mendasar namun penting sudah ia ajarkan. Salah satunya adalah rutinitas menjemur bayi di pagi hari untuk mencegah penyakit kuning.

“Pasti diajari semuanya. Dari hal kecil sampai yang penting. Kalau pagi kan supaya baby-nya enggak kuning, dijemur. Itu sudah dijelasin pelan-pelan,” ungkapnya.

Pendampingan tersebut dilakukan dengan penuh kesabaran. Umi Pipik ingin memastikan Adiba merasa percaya diri dan tenang dalam merawat buah hatinya.

Sapaan Nenek yang Unik: Jiddah

Tak kalah menarik, Umi Pipik juga sudah memilih panggilan khusus untuk dirinya sendiri sebagai nenek. Ia ingin dipanggil Jiddah, sebuah sebutan yang sederhana namun sarat makna.

“Jiddah. Nenek kan Jiddah,” ucapnya singkat.

Kehadiran Baby Elara Mahakalila jelas membawa warna baru dalam keluarga besar ini. Dari orang tua, paman, hingga nenek, semua tampak menyambut peran baru dengan penuh cinta. Kehangatan keluarga tersebut pun menjadi gambaran indah tentang kebahagiaan sederhana yang lahir dari hadirnya seorang bayi.

Baca Juga: Scoopy Fashion Music Corner Meriahkan Akhir Tahun di Kawasan Wisata Kayutangan Malang

pilar nyamuk jurnal auto inovasi hidup layak