For Revenge Rilis Album Kelima, Perayaan Patah Hati Babak 2

For Revenge Rilis Album Kelima, Perayaan Patah Hati Babak 2
For Revenge Rilis Album Kelima, Perayaan Patah Hati Babak 2

ajibata, Jakarta – Menutup tahun 2025, grup musik For Revenge resmi merilis album kelima mereka yang bertajuk Perayaan Patah Hati Babak 2. Album ini menjadi kelanjutan dari karya sebelumnya yang sukses besar, baik secara komersial maupun emosional di kalangan pendengar. Kali ini, For Revenge menghadirkan 14 lagu yang menggambarkan fase lanjutan dari proses kehilangan, penerimaan, dan pencarian makna hidup.

Menariknya, album ini divisualisasikan dengan simbol laut dan tepi pantai. Pilihan tersebut bukan sekadar estetika visual, melainkan cerminan dari perjalanan emosional manusia. For Revenge ingin menyampaikan bahwa patah hati bukanlah titik akhir, melainkan bagian dari siklus kehidupan yang terus bergerak.

“Menggambarkan siklus kehilangan saja. Stages of grief itu kan macam-macam. Di laut ada ombak besar, ada juga yang tiba-tiba tenang. Itu seperti kehidupan,” ungkap vokalis For Revenge, Boniex Noer, dalam sesi dengar album di CGV Grand Indonesia, Jakarta, Rabu (10/12/2025).


Laut dan Pantai sebagai Metafora Kehidupan

Selain laut, pantai menjadi simbol penting dalam narasi album ini. Jika laut merepresentasikan fase emosi yang bergejolak, maka pantai digambarkan sebagai titik pulang. Di sinilah seseorang mulai berdamai dengan kehilangan dan perlahan menata kembali hidupnya.

Namun demikian, makna pantai di Babak 2 berbeda dengan album sebelumnya. Pada Perayaan Patah Hati Babak 1, For Revenge lebih menitikberatkan pada rasa kehilangan yang mentah dan menyakitkan. Sementara itu, Babak 2 hadir sebagai ruang aman bagi mereka yang masih berproses.

“Kalau di babak satu kita benar-benar mencurahkan cerita tentang kehilangan. Tapi di babak dua ini, buat yang sedang terombang-ambing, marilah ke tepian. Karena di tepian ada For Revenge yang menyambut,” tutur Boniex.

Dengan kata lain, album ini menjadi bentuk empati dan pendampingan emosional bagi pendengar.


Babak Dua sebagai Simpulan Perjalanan Emosi

Sementara itu, gitaris For Revenge, Izha, menyebut album ini sebagai simpulan dari cerita yang telah mereka mulai sebelumnya. Album Perayaan Patah Hati Babak 1 terbukti membawa For Revenge ke fase baru dalam karier mereka.

Album tersebut meraih berbagai penghargaan, termasuk apresiasi di AMI Awards, serta menempatkan lagu-lagu For Revenge dalam daftar teratas Spotify Wrapped 2025. Oleh karena itu, muncul kebutuhan untuk menghadirkan penutup yang layak.

“Tahun lalu judulnya Perayaan Patah Hati Babak Satu. Rasanya enggak afdol kalau enggak ada babak duanya sebagai konklusi,” ujar Izha.

Meski demikian, saat ditanya soal kemungkinan kelanjutan cerita, For Revenge memilih bersikap santai.

“Tergantung. Kalau menang awards lagi, baru ada babak tiga,” kata Izha sambil tertawa.


Proses Panjang dan Tantangan Produksi

Di sisi lain, pengerjaan Perayaan Patah Hati Babak 2 ternyata tidak berjalan mulus. Boniex mengakui bahwa album ini justru lebih berat dibanding album sebelumnya, terutama dari sisi waktu dan kondisi internal band.

“Babak dua lebih berat. Waktunya panjang,” ucap Boniex singkat.

Ia menjelaskan bahwa album ini sebenarnya ditargetkan rilis lebih awal. Namun, rencana tersebut tertunda akibat sejumlah kendala. Salah satu faktor utama adalah cedera kaki yang dialami drummer mereka, Archims.

Bahkan, saat proses rekaman lagu Saat Kubenci Dunia dan Seisinya, Archims mengaku tetap memaksakan diri bermain drum.

“Saya bilang ke teman-teman kalau kaki sudah sembuh, padahal belum,” ujar Archims.

Meskipun begitu, pengalaman tersebut justru memperkuat ikatan emosional antaranggota band. Selain itu, dinamika tersebut tercermin dalam lagu-lagu yang terasa lebih jujur, emosional, dan dewasa.


Kolaborasi dan Warna Baru

Tak hanya itu, album ini juga menghadirkan sejumlah kolaborasi lintas genre yang memperkaya warna musikal For Revenge. Kehadiran musisi seperti Vicky Mono (DeadSquad), Stand Here Alone, Wira Nagara, Elsa Japasal, dan Lomba Sihir memberi perspektif baru dalam narasi patah hati yang diusung.

Setiap kolaborasi tidak sekadar tempelan, melainkan dirancang untuk memperkuat cerita di masing-masing lagu. Dengan demikian, Babak 2 terasa lebih luas dan inklusif.


Daftar Lagu Perayaan Patah Hati Babak 2

Sebagai penutup, berikut daftar lengkap lagu dalam album Perayaan Patah Hati Babak 2:

  1. Ribuan Luka
  2. Sadrah
  3. Bernama Karma (feat. Vicky Mono – DeadSquad)
  4. Bandung Hari Ini
  5. 1/1
  6. uKYDS (feat. Stand Here Alone)
  7. Kala Luka Berpesta (feat. Wira Nagara)
  8. Penyangkalan
  9. Menunggu Giliran (feat. Elsa Japasal)
  10. Semula
  11. Selamat Merayakan (feat. Lomba Sihir)
  12. Nama-Nama yang Pergi
  13. Hidup
  14. Saat Kubenci Dunia dan Seisinya

Akhirnya, melalui Perayaan Patah Hati Babak 2, For Revenge menegaskan bahwa patah hati bukan hanya tentang kehilangan, tetapi juga tentang bertahan, belajar, dan menemukan makna baru. Album ini menjadi bukti kedewasaan musikal sekaligus emosional dari sebuah band yang terus tumbuh bersama pendengarnya.

baca juga di sini : Leng’s Billiard & Cafe Central Bandar Lampung Resmi Dibuka

pilar nyamuk jurnal auto inovasi hidup layak