ajibata, Jakarta – Vidio merilis laporan Year-in-Review 2025 yang memotret perkembangan signifikan industri streaming di Indonesia. Laporan ini menampilkan data komprehensif tentang pertumbuhan pengguna lintas demografi, pola konsumsi di berbagai perangkat, hingga performa konten yang menjadi penggerak utama platform over-the-top (OTT).
Sebagai platform OTT nomor satu di Indonesia berdasarkan laporan Media Partners Asia terbaru, Vidio menjadi barometer penting dalam membaca dinamika industri. Sepanjang 2025, Vidio mencatat pertumbuhan yang konsisten, baik dari sisi jumlah pengguna, performa konten lokal, maupun pengakuan di tingkat regional dan internasional.
Dalam keterangan resmi yang diterima Liputan6.com pada Kamis (18/12/2025), Vidio mengungkapkan bahwa tiga pilar konten—sports, original series, dan film—menjadi mesin utama pertumbuhan. Ketiganya menunjukkan tren peningkatan yang stabil, sekaligus mempertegas perubahan preferensi penonton Indonesia yang kian beragam.
Baca Juga: Agak Laen 2 Tembus 8 Juta Penonton di Tengah Persaingan
Lonjakan Tak Terduga dari Konten Combat Di Vidio
Menariknya, pertumbuhan di kategori olahraga tidak hanya ditopang sepak bola. Tahun ini, konten combat sports justru mencuri perhatian. Program BYON Combat mencatat lonjakan transaksi pay-per-view (PPV) hingga +116 persen dibandingkan 2024.
Pencapaian tersebut menempatkan BYON Combat sebagai salah satu konten olahraga dengan pertumbuhan tercepat di Vidio. Fenomena ini menunjukkan minat penonton terhadap hiburan olahraga yang lebih variatif dan sarat adrenalin.
Tak hanya sukses di pasar domestik, jangkauan BYON Combat juga meluas ke Malaysia dan kawasan Asia. Sepanjang 2025, BYON Combat Showbiz Vol. 5 mencetak sejarah dengan 536 ribu transaksi PPV dan lebih dari 1,7 juta penonton. Angka ini menjadi rekor tertinggi untuk kategori pertarungan di Asia.
Selain itu, Vidio tetap menjadi rumah bagi sports IP kelas dunia. Kompetisi elite seperti BRI Super League, Premier League, UEFA Champions League, LaLiga, dan Serie A menyumbang hingga 60 persen durasi tontonan olahraga. Kontribusi ini menegaskan loyalitas penggemar sepak bola Indonesia, sekaligus memperkuat posisi Vidio sebagai destinasi utama tayangan olahraga premium.
Original Series dan Film Dominasi Tontonan
Di sisi lain, departemen Original Series, Film, dan TV Show juga mencatat performa mengilap. Pilar ini mendominasi jajaran konten terpopuler sepanjang 2025 dan menjadi pendorong kuat pertumbuhan platform.
Sejumlah Vidio Original Series menempati posisi puncak tontonan, di antaranya Pertaruhan The Series Season 3, Scandal 3 – The Final & Sexiest, serta Jalinan Terlarang. Ketiga judul ini konsisten menarik perhatian penonton lintas usia.
Khusus Pertaruhan The Series, Vidio menegaskan statusnya sebagai serial aksi terbesar di Indonesia. Secara kumulatif, musim pertama dan kedua mencatat lebih dari 86 juta penayangan. Sementara itu, Season 3 menambah 22 juta penayangan dalam waktu singkat sejak penayangan perdana.
Capaian ini memperlihatkan kekuatan konten lokal yang dikemas dengan produksi berkualitas dan narasi yang relevan. Selain itu, strategi rilis berkelanjutan terbukti efektif menjaga antusiasme penonton.
Perubahan Pola Konsumsi dan Perangkat
Tak kalah penting, laporan Year-in-Review juga mencatat perubahan pola konsumsi pengguna. Akses streaming lintas perangkat meningkat signifikan, terutama melalui smart TV dan perangkat mobile. Tren ini menunjukkan fleksibilitas konsumsi konten, baik di rumah maupun saat bepergian.
Pertumbuhan lintas demografi juga terlihat jelas. Vidio mencatat peningkatan pengguna dari kelompok usia muda hingga keluarga. Hal ini dipengaruhi variasi konten yang semakin luas, mulai dari olahraga, drama, hingga hiburan keluarga.
Di samping itu, fitur personalisasi dan peningkatan kualitas pengalaman pengguna turut berperan mendorong durasi menonton. Pengguna cenderung menghabiskan waktu lebih lama di platform, terutama saat akhir pekan dan jam tayang utama.
Pengakuan Regional dan Strategi ke Depan Vidio
Sepanjang 2025, Vidio juga meraih pengakuan di tingkat regional dan internasional. Hal ini tidak lepas dari keberhasilan mengembangkan konten lokal yang mampu bersaing, sekaligus mempertahankan lisensi tayangan global berkualitas.
Ke depan, Vidio berkomitmen memperkuat tiga pilar utama konten. Di sektor olahraga, platform ini akan terus menghadirkan kompetisi kelas dunia dan mengembangkan format hiburan olahraga nonkonvensional. Sementara itu, lini original series dan film akan difokuskan pada cerita lokal dengan daya tarik universal.
Dengan capaian sepanjang 2025, Vidio optimistis industri streaming Indonesia masih memiliki ruang tumbuh yang besar. Variasi konten, inovasi teknologi, serta pemahaman terhadap preferensi penonton menjadi kunci menjaga momentum.
Secara keseluruhan, laporan Year-in-Review 2025 memperlihatkan satu kesimpulan penting. Industri streaming Indonesia tidak hanya tumbuh secara kuantitatif, tetapi juga semakin matang dari sisi kualitas dan keberagaman konten. Vidio, sebagai pemain utama, berada di garis depan perubahan tersebut.
Baca Juga: Musim Kedua Serial ‘Signal’ Hadapi Ketidakpastian Jadwal Tayang











