Hujan Tiap Hari, Ini 7 Cara Jaga Imun Tetap Kuat

Hujan Tiap Hari, Ini 7 Cara Jaga Imun Tetap Kuat
Hujan Tiap Hari, Ini 7 Cara Jaga Imun Tetap Kuat

ajibata, Jakarta – Sejak memasuki Desember 2025, hujan turun hampir setiap hari di berbagai wilayah Indonesia, termasuk Jakarta dan Yogyakarta. Curah hujan yang tinggi disertai suhu lebih dingin membuat kondisi lingkungan menjadi lembap. Akibatnya, banyak orang mulai mengeluhkan tubuh mudah lelah dan lebih rentan jatuh sakit.

Selain cuaca, perubahan suhu yang cukup drastis juga memengaruhi daya tahan tubuh. Saat hujan, aktivitas di luar ruangan berkurang, sementara paparan udara lembap dapat mempercepat penyebaran virus dan bakteri. Tidak mengherankan jika kasus flu, batuk, dan demam cenderung meningkat pada musim ini.

Meski begitu, praktisi kesehatan masyarakat dokter Ngabila Salama menegaskan bahwa musim hujan bukanlah musuh bagi kesehatan. Sebaliknya, kondisi ini dapat dilalui dengan baik selama tubuh memiliki sistem imun yang kuat dan kebiasaan hidup sehat tetap dijaga.

Menurut Ngabila, kunci utama agar tidak mudah jatuh sakit saat musim hujan adalah konsistensi dalam menjaga daya tahan tubuh. Oleh karena itu, ia membagikan sejumlah langkah sederhana namun efektif yang dapat diterapkan sehari-hari.

Berikut tujuh tips menjaga tubuh tetap sehat selama musim hujan, sebagaimana disampaikan Ngabila Salama kepada Liputan6.com, Minggu (28/12/2025).


Baca Juga: Gigi Goyang pada Orang Dewasa: Penyebab dan Penanganannya

1. Jaga Pertahanan Utama Tubuh

Pertama-tama, pastikan fondasi utama kesehatan tubuh terpenuhi. Hal ini mencakup tidur cukup selama enam hingga delapan jam per malam, mengonsumsi makanan bergizi seimbang, serta minum air putih dalam jumlah yang cukup.

Tidur berkualitas membantu tubuh memperbaiki sel dan memperkuat sistem imun. Sementara itu, asupan gizi seimbang—yang terdiri dari karbohidrat, protein, lemak sehat, vitamin, dan mineral—menjadi bahan bakar utama agar tubuh tetap bertenaga.


2. Jangan Biarkan Tubuh Terlalu Lama Kedinginan Di Saat Hujan

Selanjutnya, perhatikan kondisi tubuh setelah terkena hujan. Jika kehujanan, segera ganti pakaian yang basah. Setelah itu, mandi menggunakan air hangat agar suhu tubuh kembali stabil.

Tak kalah penting, konsumsi minuman hangat seperti air putih hangat atau jahe hangat. Langkah sederhana ini membantu tubuh merasa lebih nyaman dan mencegah penurunan daya tahan tubuh.

“Hal ini terlihat sepele, tetapi efeknya besar untuk mencegah imunitas turun,” ujar Ngabila.


3. Kebersihan Adalah Kunci

Selain menjaga suhu tubuh, kebersihan juga memegang peranan penting. Tangan merupakan salah satu media utama penyebaran virus, bakteri, dan kuman.

Oleh karena itu, biasakan mencuci tangan dengan sabun, terutama sebelum makan dan setelah bepergian. Selain itu, hindari terlalu sering menyentuh wajah, khususnya area mata, hidung, dan mulut.

Sebagai tambahan, bersihkan ponsel secara berkala karena perangkat ini sering disentuh dan berpotensi menjadi sarang kuman.


4. Jaga Saluran Pernapasan Saat Musim Hujan

Di sisi lain, kesehatan saluran pernapasan juga perlu diperhatikan. Gunakan masker saat berada di tempat ramai atau ruangan tertutup, terutama jika banyak orang berkumpul.

Selanjutnya, upayakan untuk menghindari paparan asap rokok. Asap rokok dapat melemahkan sistem pernapasan dan membuat tubuh lebih rentan terhadap infeksi.

Selain itu, jaga kelembapan ruangan agar tidak berlebihan. Pastikan sirkulasi udara berjalan baik. Jika diperlukan, gunakan dehumidifier untuk mengurangi kadar uap air di udara.


5. Tetap Berolahraga Meski Cuaca Tidak Mendukung

Meskipun hujan turun hampir setiap hari, aktivitas fisik tetap harus dilakukan. Jangan membiarkan tubuh terlalu pasif atau mager.

Sebagai alternatif, pilih olahraga ringan seperti jalan kaki di dalam rumah, stretching, atau yoga. Jika hujan deras, olahraga dalam ruangan bisa menjadi solusi yang aman dan praktis.

“Olahraga membantu melancarkan sirkulasi darah dan meningkatkan daya tahan tubuh,” jelas Ngabila.


6. Lengkapi dengan Vaksinasi Saat Musim Hujan

Selain menjaga kebiasaan sehat, vaksinasi juga berperan penting dalam pencegahan penyakit. Untuk mengurangi risiko dan keparahan akibat virus influenza, anak-anak maupun orang dewasa disarankan mendapatkan vaksin influenza secara rutin.

Vaksin tidak selalu mencegah infeksi sepenuhnya, tetapi dapat mengurangi risiko komplikasi dan mempercepat pemulihan.


7. Dengarkan Sinyal dari Tubuh

Terakhir, jangan abaikan sinyal yang diberikan tubuh. Jika mulai muncul gejala seperti tenggorokan terasa gatal, badan pegal, atau meriang, segera kurangi aktivitas.

Perbanyak istirahat dan asupan cairan agar tubuh memiliki kesempatan untuk pulih. Dengan merespons gejala sejak dini, risiko jatuh sakit bisa ditekan.

Sebagai penutup, musim hujan memang menantang, tetapi bukan alasan untuk mengorbankan kesehatan. Dengan kebiasaan sederhana, konsisten, dan penuh kesadaran, tubuh dapat tetap kuat dan bugar meski hujan turun hampir setiap hari.

Baca Juga: Rangkuman Bantuan Sosial yang Masuk ke Warga Jakarta Desember 2025

pilar nyamuk jurnal auto inovasi hidup layak