ajibata, Jakarta – Masa depan Axel Disasi bersama Chelsea kian berada di persimpangan jalan. Bek asal Prancis tersebut kini dikabarkan masuk dalam radar AC Milan, yang tengah mencari tambahan kekuatan di lini pertahanan pada bursa transfer Januari mendatang. Informasi ini pertama kali diungkap oleh Sky Sport Italia.
Kabar ini muncul di tengah situasi sulit yang dialami Disasi di Stamford Bridge. Setelah sempat menjadi pilihan utama, posisinya kini semakin terpinggirkan. Oleh karena itu, opsi pindah dengan status pinjaman dinilai menjadi solusi terbaik bagi semua pihak.
Baca Juga: AC Milan Dapat Kabar Baik, Pemain Kunci Siap Lawan Cagliari
Karier Disasi Bersama Chelsea Mulai Meredup
Axel Disasi direkrut Chelsea dari AS Monaco pada bursa transfer musim panas 2023. Saat itu, The Blues harus merogoh kocek hingga 45 juta euro untuk memboyongnya ke London Barat. Transfer tersebut sempat dipandang sebagai investasi jangka panjang, mengingat Disasi tampil konsisten di Ligue 1 dan berpengalaman di level internasional.
Selain itu, Disasi juga merupakan bagian dari skuad Timnas Prancis yang finis sebagai runner-up Piala Dunia 2022. Pengalaman tampil di laga besar membuat ekspektasi terhadapnya cukup tinggi.
Pada musim perdananya bersama Chelsea, Disasi tampil cukup reguler. Ia mencatatkan total 44 penampilan di semua kompetisi. Sebanyak 31 di antaranya terjadi di ajang Premier League. Bahkan, kontribusinya tidak hanya bertahan. Ia juga menyumbang gol penting dalam beberapa laga.
Namun demikian, situasi berubah drastis ketika Chelsea memasuki era baru.
Kedatangan Enzo Maresca Ubah Segalanya
Perubahan signifikan terjadi setelah Enzo Maresca ditunjuk sebagai pelatih kepala Chelsea pada musim 2024/2025. Sejak saat itu, Disasi perlahan kehilangan tempat di skuad utama.
Awalnya, ia masih masuk dalam rotasi. Akan tetapi, seiring berjalannya waktu, namanya semakin jarang muncul dalam daftar starting eleven. Akhirnya, pada paruh kedua musim tersebut, Disasi dipinjamkan ke Aston Villa.
Selama memperkuat klub asal Birmingham itu, Disasi tampil dalam 10 pertandingan. Meski mendapat menit bermain, performanya belum cukup untuk mengembalikan posisinya di Chelsea. Setelah masa pinjaman berakhir, ia kembali ke London dengan situasi yang tak banyak berubah.
Terdegradasi ke Tim Muda Chelsea
Musim ini menjadi periode paling sulit dalam karier Disasi di Inggris. Enzo Maresca secara tegas tidak memasukkannya ke dalam rencana tim utama. Bahkan, bek berusia 27 tahun itu sempat dikirim ke tim muda, Chelsea U21.
Hingga kini, Disasi baru mencatatkan dua penampilan. Kedua laga tersebut terjadi saat melawan Reading U21 dan Paris Saint-Germain U23. Situasi ini tentu jauh dari harapan seorang pemain yang sebelumnya rutin tampil di liga top Eropa.
Oleh sebab itu, peluang hengkang pada Januari menjadi semakin terbuka.
AC Milan Cari Bek Tengah Tambahan
Di sisi lain, AC Milan tengah aktif memantau pasar transfer. Klub raksasa Serie A itu ingin mempertebal kedalaman skuad, khususnya di lini belakang. Pelatih Milan, Massimiliano Allegri, disebut menginginkan bek berpengalaman untuk menghadapi padatnya jadwal kompetisi.
Menurut laporan Sky Sport Italia, Milan mempertimbangkan opsi mendatangkan Disasi dengan status pinjaman. Skema ini dinilai ideal karena minim risiko finansial, sekaligus memberi kesempatan bagi pemain untuk menghidupkan kembali kariernya.
Selain Disasi, Milan juga dikabarkan mengamati nama lain, yakni Eric Dier. Namun demikian, bek Chelsea tersebut dinilai memiliki profil yang lebih sesuai dengan kebutuhan Allegri saat ini.
Hubungan Baik Milan dan Chelsea Jadi Faktor Kunci
Salah satu faktor yang memperbesar peluang transfer ini adalah hubungan baik antara manajemen Milan dan Chelsea. Kedua klub sebelumnya kerap terlibat dalam negosiasi transfer, baik permanen maupun pinjaman.
Selain itu, Milan juga baru saja mendatangkan Niclas Füllkrug dari West Ham United dengan status pinjaman. Langkah ini menunjukkan bahwa Rossoneri cukup terbuka dengan opsi transfer jangka pendek.
Meski demikian, ada satu kendala utama. Chelsea disebut telah mencapai batas maksimal jumlah pemain yang dipinjamkan ke luar negeri. Aturan ini bisa menjadi penghambat serius, kecuali ada pemain lain yang dipulangkan atau skema transfer diubah.
Peluang Baru bagi Disasi di Serie A
Jika kepindahan ke Milan terealisasi, Disasi berpeluang mendapatkan awal baru. Serie A dikenal sebagai liga yang sangat menekankan aspek taktik dan organisasi pertahanan. Lingkungan ini dinilai cocok bagi bek dengan postur kuat dan disiplin seperti Disasi.
Selain itu, bermain di bawah arahan Massimiliano Allegri juga bisa menjadi pengalaman berharga. Sang pelatih dikenal piawai memaksimalkan potensi pemain bertahan.
Bagi Chelsea sendiri, meminjamkan Disasi ke Milan bisa membantu mengurangi beban gaji sekaligus menjaga nilai pasar sang pemain. Sementara itu, bagi Disasi, ini adalah kesempatan emas untuk kembali tampil di level tertinggi.
Menanti Keputusan di Bursa Januari
Dengan bursa transfer Januari yang semakin dekat, masa depan Axel Disasi dipastikan menjadi salah satu topik menarik untuk disimak. Apakah AC Milan mampu menemukan solusi atas kendala regulasi? Atau Disasi justru akan berlabuh ke klub lain di Serie A?
Yang jelas, bertahan di Chelsea bukan lagi opsi ideal bagi sang bek. Oleh karena itu, keputusan dalam beberapa pekan ke depan akan sangat menentukan arah kariernya.
Kini, publik sepak bola Eropa tinggal menunggu langkah konkret dari Milan dan Chelsea. Apakah transfer pinjaman ini akan terwujud, atau sekadar menjadi rumor yang berlalu, jawabannya akan segera terungkap.
Baca Juga: Adi Darmawan, Anak Buruh Pabrik di Balik Medali Emas Timnas Hoki Indoor SEA Games 2025











