BYD Sealion 06 Terbaru Punya Jarak Tempuh 710 Km

BYD Sealion 06 Terbaru Punya Jarak Tempuh 710 Km
BYD Sealion 06 Terbaru Punya Jarak Tempuh 710 Km

ajibata, Jakarta – Produsen otomotif asal China, BYD, kembali melakukan penyegaran pada salah satu SUV listrik andalannya, Sealion 06 EV. Informasi ini terungkap dari dokumen terbaru Kementerian Industri dan Teknologi Informasi China (MIIT).

Dalam bocoran tersebut, BYD Sealion 06 EV versi terbaru akan dibekali dua pilihan baterai Blade berbasis lithium iron phosphate (LFP). Kapasitas baterai yang ditawarkan mencapai 75,616 kWh dan 82,732 kWh.

Dengan peningkatan tersebut, jarak tempuh kendaraan ini diklaim mampu mencapai hingga 620 km dan 710 km berdasarkan standar CLTC. Angka ini menandai lompatan signifikan dibandingkan versi sebelumnya.

Baca Juga: Harga Terbaru BBM Pertamina, Shell, dan BP per 1 Januari

Kapasitas Baterai BYD Lebih Besar, Efisiensi Ikut Meningkat

Sebagai perbandingan, BYD Sealion 06 EV yang saat ini dipasarkan masih menggunakan baterai berkapasitas 65,28 kWh dan 78,72 kWh. Jarak tempuh yang dihasilkan masing-masing berada di angka 520 km dan 605 km (CLTC).

Namun kini, dengan kapasitas baterai yang lebih besar, BYD berupaya menjawab kebutuhan konsumen akan SUV listrik jarak jauh. Terutama bagi pengguna yang sering melakukan perjalanan antarkota.

Selain itu, penggunaan teknologi Blade Battery LFP juga dikenal lebih aman dan tahan lama. Teknologi ini dinilai memiliki stabilitas termal yang lebih baik dibanding baterai lithium konvensional.

Dengan demikian, peningkatan baterai tidak hanya berdampak pada jarak tempuh. Faktor keselamatan dan umur pakai juga ikut meningkat.

Motor Listrik Lebih Bertenaga, Performa Naik Drastis

Tak hanya soal baterai, BYD juga menyematkan peningkatan signifikan pada sektor motor listrik. Pada versi terbaru, Sealion 06 EV akan mengusung motor dengan daya maksimum mencapai 270 kW atau setara 362 hp.

Angka ini jauh meningkat dibanding generasi sebelumnya yang hanya memiliki output 170 kW (228 hp) dan 180 kW (241 hp). Dengan kata lain, lonjakan tenaga mencapai hingga 90 kW atau sekitar 121 hp.

Sementara itu, kecepatan maksimum SUV listrik ini diklaim mampu menyentuh 210 km per jam. Angka tersebut menempatkan Sealion 06 EV sebagai salah satu SUV listrik performa tinggi di kelasnya.

Peningkatan performa ini diyakini akan memperkuat daya saing BYD di segmen SUV listrik menengah hingga premium.

Dimensi dan Desain Tetap Pertahankan Identitas Lama

Di sisi lain, dari segi desain dan dimensi, BYD Sealion 06 EV tidak mengalami perubahan besar. Mobil ini tetap mempertahankan identitas desain yang sudah dikenal pasar.

Secara ukuran, Sealion 06 EV memiliki panjang 4.810 mm, lebar 1.920 mm, tinggi 1.675 mm, serta jarak sumbu roda (wheelbase) 2.820 mm. Dimensi ini menempatkannya di kelas SUV menengah dengan kabin luas.

Bahasa desain yang diusung masih mengacu pada konsep “Ocean Aesthetics” khas BYD. Ciri utamanya terlihat dari gril depan tertutup, lampu depan model split, serta lampu belakang tipe interstellar loop.

Dengan mempertahankan desain yang sudah diterima konsumen, BYD tampaknya memilih fokus pada peningkatan teknologi dan performa.

Penjualan Sealion 06 EV Tunjukkan Tren Positif

Selain pembaruan teknis, performa penjualan BYD Sealion 06 EV juga menjadi sorotan. Data penjualan menunjukkan tren yang sangat positif sepanjang paruh kedua 2025.

Pada November 2025, total penjualan lini Sealion 06—yang mencakup varian BEV dan PHEV—mencapai 35.081 unit. Ini menandai empat bulan berturut-turut penjualan di atas 30.000 unit.

Dari total tersebut, varian listrik murni (BEV) mencatat penjualan sebanyak 17.458 unit. Angka ini menyumbang sekitar 69,6 persen dari total penjualan Sealion 06.

Dengan kata lain, mayoritas konsumen lebih memilih versi listrik penuh dibandingkan hybrid. Hal ini menunjukkan meningkatnya kepercayaan pasar terhadap kendaraan listrik murni.

Total Penjualan Tembus 134 Ribu Unit Sejak Peluncuran

Sejak pertama kali diluncurkan pada Juli 2025, total penjualan BYD Sealion 06 telah mencapai 134.665 unit. Pencapaian ini terbilang impresif untuk model yang relatif baru di pasar.

Keberhasilan ini tak lepas dari strategi BYD yang agresif dalam menawarkan teknologi baterai sendiri. Selain itu, harga yang kompetitif juga menjadi faktor penentu.

Sementara itu, dukungan infrastruktur pengisian daya di China yang semakin matang turut mendorong adopsi SUV listrik.

Isyarat Kuat Arah Strategi BYD ke Depan

Dengan penyegaran Sealion 06 EV ini, BYD mengirim sinyal kuat soal arah pengembangan produknya. Fokus utama terlihat pada peningkatan jarak tempuh, performa, dan efisiensi.

Langkah ini juga mencerminkan persaingan yang semakin ketat di pasar SUV listrik global. Konsumen kini menuntut kendaraan listrik yang tidak hanya ramah lingkungan, tetapi juga bertenaga dan praktis digunakan harian.

Oleh karena itu, peningkatan spesifikasi Sealion 06 EV berpotensi memperkuat posisi BYD, baik di pasar domestik China maupun pasar ekspor.

Jika tren ini berlanjut, bukan tidak mungkin Sealion 06 EV menjadi salah satu SUV listrik terlaris BYD dalam beberapa tahun ke depan.

Baca Juga: 3 Merek Mobil Cina Ini Mulai Geser Popularitas Jepang di Inggris

pilar nyamuk jurnal auto inovasi hidup layak