ajibata, Jakarta – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta kembali menghadirkan car free night pada malam pergantian Tahun Baru 2026. Kebijakan ini akan diterapkan pada Rabu, 31 Desember 2025, dengan penutupan total ruas Sudirman–Thamrin hingga Bundaran Senayan mulai pukul 18.00 WIB hingga 02.00 WIB. Langkah tersebut dilakukan untuk mendukung perayaan malam tahun baru yang aman, tertib, dan nyaman bagi masyarakat.

4
Penutupan jalan ini disampaikan oleh Kabagbinopsnal Ditlantas Polda Metro Jaya, Robby Hefados, yang menjelaskan bahwa pengaturan lalu lintas akan dilakukan secara menyeluruh. Menurutnya, arus kendaraan dari Bundaran Patung Kuda hingga Bundaran Senayan akan ditutup total demi kelancaran acara.
“Penutupan arus lalu lintas dari mulai Bundaran Patung Kuda sampai nanti Bundaran Senayan. Nanti dilaksanakan selama dari pukul 18.00 sampai dengan 02.00 dini hari,” ujar Robby Hefados dalam keterangannya, Minggu (28/12/2025).
Baca Juga: Kemenhut Kebut Bersihkan Sisa Kayu Bencana di Sumatra
Penutupan Sudirman–Thamrin untuk Perayaan Tahun Baru Dan Car Free Night
Kawasan Sudirman Thamrin memang menjadi pusat perayaan malam tahun baru di Jakarta. Setiap tahunnya, ribuan warga memadati area ini untuk menikmati hiburan, pertunjukan musik, serta suasana pesta rakyat. Oleh karena itu, penerapan car free night dinilai sebagai solusi terbaik untuk memberikan ruang yang lebih luas bagi pejalan kaki.
Selain itu, Pemprov DKI Jakarta telah menyiapkan delapan panggung hiburan yang tersebar dari Bundaran Patung Kuda hingga Bundaran Senayan. Dengan adanya panggung-panggung tersebut, masyarakat diharapkan dapat menikmati perayaan secara merata tanpa harus terpusat di satu titik saja.
Rekayasa Lalu Lintas dan Pengalihan Arus Kendaraan
Seiring dengan penutupan jalan utama, pihak kepolisian juga menyiapkan rekayasa lalu lintas untuk mengalihkan kendaraan ke jalur alternatif. Seluruh kendaraan yang biasanya melintas di kawasan Sudirman–Thamrin akan diarahkan ke ruas-ruas jalan lain yang telah disiapkan sebelumnya.
Langkah ini penting agar mobilitas warga yang tidak terlibat langsung dalam perayaan tetap berjalan. Selain itu, pengalihan arus juga bertujuan mencegah kemacetan parah di sekitar lokasi acara. Oleh sebab itu, masyarakat diimbau untuk merencanakan perjalanan lebih awal dan mengikuti arahan petugas di lapangan.
Penertiban Parkir Liar Jadi Perhatian Khusus
Tidak hanya soal arus lalu lintas, kepolisian juga memberi perhatian khusus pada parkir liar yang kerap muncul saat malam tahun baru. Parkir sembarangan di bahu jalan sering menjadi penyebab kemacetan dan menghambat akses kendaraan darurat.
Untuk mengatasi hal ini, Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya akan bekerja sama dengan Dinas Perhubungan serta Satpol PP. Penertiban akan difokuskan pada ruas-ruas jalan yang rawan padat di sekitar pusat keramaian.
“Kami akan menggandeng Dinas Perhubungan dan stakeholder terkait, termasuk Satpol PP, untuk upaya maksimal dalam penertiban parkir di sekitar lokasi. Terutama pada jalan-jalan yang terdampak kepadatan,” jelas Robby.
Dengan koordinasi lintas instansi tersebut, diharapkan perayaan tahun baru dapat berlangsung lebih tertib dan tidak mengganggu pengguna jalan lainnya.
Ribuan Personel Gabungan Dikerahkan
Dari sisi pengamanan, Polda Metro Jaya menyiagakan ribuan personel gabungan selama rangkaian pengamanan Operasi Lilin. Khusus pada malam pergantian tahun, sekitar 800 personel akan dikerahkan secara langsung di lapangan, didukung oleh jajaran Polres wilayah.
Sementara itu, secara keseluruhan terdapat sekitar 1.500 personel yang disiapkan untuk mengamankan berbagai titik strategis di Jakarta. Kehadiran aparat ini bertujuan untuk memastikan keamanan, mengatur arus massa, serta mengantisipasi potensi gangguan ketertiban.
“Untuk malam pergantian tahun, kami akan melibatkan hampir 800 personel yang bergabung dengan jajaran kewilayahan,” tambahnya.
Imbauan kepada Masyarakat Jakarta
Dengan diterapkannya car free night, masyarakat diimbau untuk menggunakan transportasi umum seperti MRT, TransJakarta, atau KRL guna menghindari kesulitan akses. Selain itu, warga juga diharapkan datang lebih awal ke lokasi acara dan mematuhi seluruh aturan yang berlaku.
Pemprov DKI Jakarta menegaskan bahwa kebijakan ini bukan semata penutupan jalan, melainkan upaya menciptakan ruang publik yang aman, ramah, dan menyenangkan bagi semua. Dengan kerja sama antara pemerintah, aparat keamanan, dan masyarakat, perayaan Tahun Baru 2026 diharapkan dapat berlangsung lancar dan berkesan.
Pada akhirnya, car free night di Sudirman–Thamrin bukan hanya tentang hiburan. Kebijakan ini juga menjadi simbol upaya Jakarta untuk menata perayaan besar secara lebih tertib, berkelanjutan, dan berorientasi pada keselamatan publik.
Baca Juga: Kemenhub: 10,11 juta orang melakukan perjalanan dengan angkutan umum











