ajibata.id – Elnusa Bangun Desa Energi Mandiri Lewat Green Circular Village PT Elnusa Tbk, bagian dari Subholding Upstream Pertamina, memperkuat komitmennya terhadap pembangunan berkelanjutan dengan meluncurkan program Green Circular Village di Desa Mundu, Kabupaten Indramayu.
Inisiatif ini menjadi bagian dari program Desa Energi Berdikari Elnusa Mundu, yang berfokus pada tiga pilar utama: Sustainability, Empowerment, dan Innovation.
Acara peluncuran berlangsung meriah dengan tarian khas Topeng Indramayu sebagai simbol pelestarian budaya lokal. Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Desa Mundu, Camat Karangampel, perwakilan Dinas Lingkungan Hidup, serta sejumlah pejabat pemerintah daerah. Dari pihak Elnusa, hadir Rustam Aji, Corporate Secretary PT Elnusa Tbk, dan Vitri Cahyaningsih Mallarangeng, Komisaris Elnusa.
Dalam kesempatan tersebut, Elnusa juga memperkenalkan program SIGAS (Siap Gerak Angkut Sampah) sebagai bagian integral dari Green Circular Village. Melalui SIGAS, Elnusa menyerahkan simbolis kunci alat angkut sampah elektrik kepada Pemerintah Desa Mundu, memperkuat langkah nyata perusahaan dalam mendukung Sustainable Development Goals (SDGs).
Selain itu, acara ini juga menampilkan berbagai inovasi produk UMKM lokal yang mengolah sampah menjadi produk bernilai ekonomi, seperti sapu, pot, sikat dari sabut kelapa, cocopeat, makanan ringan berbasis kelapa, hingga kerajinan dari plastik daur ulang. Produk-produk ini menunjukkan bagaimana limbah dapat diubah menjadi sumber pendapatan masyarakat.
BACA JUGA :Di Sini
Elnusa Bangun Desa Energi Mandiri Lewat Green Circular Village Masyarakat Jadi Motor Ekonomi Hijau
Corporate Secretary PT Elnusa Tbk, Rustam Aji, menjelaskan bahwa program SIGAS tidak sekadar fokus pada kebersihan lingkungan.
“Program SIGAS bukan hanya tentang kebersihan lingkungan, tetapi juga bagaimana masyarakat desa menjadi motor penggerak ekonomi hijau. Elnusa ingin memastikan energi, lingkungan, dan kesejahteraan berjalan beriringan,” ujar Rustam, Minggu (2/11/2025).
Sementara itu, Komisaris Elnusa Vitri Cahyaningsih Mallarangeng menegaskan pentingnya peran desa dalam gerakan keberlanjutan nasional.
“Desa Mundu menjadi contoh nyata bahwa keberlanjutan tidak hanya milik kota besar. Ketika budaya, teknologi, dan kesadaran lingkungan berpadu, desa dapat menjadi pusat inovasi hijau yang memberi inspirasi bagi Indonesia,” ujarnya.
Program SIGAS merupakan bagian dari roadmap Green Circular Village Elnusa, yang mengintegrasikan pengelolaan sampah (waste management), energi terbarukan, dan kewirausahaan sosial di tingkat desa. Melalui pendekatan ini, Elnusa ingin menumbuhkan ekonomi sirkular berbasis masyarakat yang mandiri dan berkelanjutan.
Ke depan, Elnusa berencana memperluas model desa hijau ini ke berbagai wilayah di Indonesia dengan bekerja sama bersama Rumah BUMN Pertamina Palangka Raya, Rumah BUMN Bandung, serta pemerintah daerah setempat.
Dengan semangat “Bersih Lingkungannya, Mandiri Warganya, dan Berkelanjutan Ekonominya,” Desa Mundu kini menjadi pionir desa hijau yang menggerakkan perubahan dari tingkat lokal menuju nasional.
Program ini tidak hanya memperkuat kolaborasi antara perusahaan dan masyarakat, tetapi juga menunjukkan bagaimana inovasi dan kesadaran lingkungan dapat menciptakan dampak positif yang berkelanjutan bagi masa depan Indonesia.
BACA JUGA :Di Sini











