Umum  

Ivan Trigana Dicopot, Roy Rahendra Jadi Dirut JakLingko

Ivan Trigana Dicopot, Roy Rahendra Jadi Dirut JakLingko
Ivan Trigana Dicopot, Roy Rahendra Jadi Dirut JakLingko

ajibata, Jakarta – Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, resmi mencopot Ivan Trigana dari jabatan Direktur Utama (Dirut) PT JakLingko Indonesia. Pemberhentian ini berlaku sejak 5 Januari 2026. Langkah ini dilakukan sebagai bagian dari penyegaran organisasi dan upaya peningkatan tata kelola perusahaan.

Selain itu, Pramono menyebut akan melakukan audit internal terhadap manajemen PT JakLingko Indonesia. Hal ini menyusul laporan maraknya pengemudi moda transportasi yang berkendara ugal-ugalan. “Nanti saya audit, saya audit. Lah wong kemarin saya sudah copot dirutnya,” kata Pramono di Jakarta Selatan, Jumat (13/2/2026). Pernyataan ini menunjukkan perhatian pemerintah DKI terhadap keselamatan dan profesionalisme pengemudi.

Sementara itu, Corporate Affairs Manager PT JakLingko Indonesia, Danish Anisa, menegaskan bahwa pencopotan Ivan Trigana tidak terkait langsung dengan perilaku pengemudi. “Kami pastikan tidak terkait kecelakaan angkot ya. Penggantian direksi merupakan bentuk penyegaran organisasi dan bagian dari tata kelola perusahaan untuk meningkatkan kinerja,” ujarnya. Dengan kata lain, keputusan ini bersifat strategis, bukan reaktif terhadap insiden tertentu.

baca juga: Upaya Intensif Pemadaman Karhutla di Riau dan Kepri

Roy Rahendra Gantikan Ivan

Berdasarkan keputusan para pemegang saham di luar RUPS, Roy Rahendra ditunjuk sebagai Dirut pengganti Ivan Trigana. Penunjukan ini berlaku sejak 5 Januari 2026. Langkah ini diharapkan membawa arah baru bagi perusahaan yang mengelola integrasi moda transportasi di ibu kota.

Roy memiliki pengalaman lebih dari 27 tahun di bidang akuntansi dan manajemen program internasional. Selain itu, ia mengelola program kerja sama bilateral dan multilateral melalui berbagai lembaga internasional. Beberapa posisi penting yang pernah dijalani Roy termasuk National Program Manager untuk Partnership for Market Readiness (PMR) di UNDP, Chief Technical Adviser REDD (UNDP), Ketua Knowledge Management Working Group pada Program REDD+, dan Project Management Advisor di Asian Development Bank (ADB).

Selain pengalaman internasional, Roy pernah menjabat Direktur Keuangan dan Manajemen Korporasi PT MRT Jakarta sejak 20 April 2020 hingga April 2025. Pendidikan Roy juga mendukung kapasitasnya. Ia meraih gelar Master of Commerce dari University of New South Wales (UNSW) Sydney, Australia, pada 2000-2001. Dengan kombinasi pengalaman dan pendidikan ini, ia diharapkan dapat mengelola PT JakLingko lebih efektif.

Tantangan di PT JakLingko

PT JakLingko Indonesia mengelola integrasi moda transportasi, termasuk bus, angkot, dan sistem pembayaran terintegrasi. Selama ini, masyarakat sering mengeluhkan perilaku pengemudi yang ugal-ugalan. Oleh karena itu, keselamatan, disiplin operasional, dan manajemen sumber daya manusia menjadi tantangan utama.

Pergantian direksi menjadi momentum untuk memperbaiki tata kelola, meningkatkan kinerja, dan memastikan keselamatan penumpang. Roy Rahendra diharapkan menerapkan prinsip manajemen modern serta pengawasan ketat terhadap SOP pengemudi. Misalnya, melalui pelatihan keselamatan, monitoring rute, dan integrasi teknologi untuk mengurangi risiko kecelakaan.

Selain itu, audit internal yang dijalankan pemerintah provinsi DKI Jakarta bertujuan mengevaluasi manajemen dan prosedur operasional. Audit ini diharapkan menghasilkan rekomendasi strategis untuk meningkatkan standar pelayanan publik dan menekan risiko kecelakaan akibat kelalaian manusia.

Penyegaran Organisasi dan Tata Kelola

Pergantian direksi bukan sekadar penggantian nama. Ini juga bagian dari penyegaran organisasi dan peningkatan tata kelola perusahaan. Tata kelola yang baik mencakup transparansi, akuntabilitas, dan efisiensi operasional.

Dengan latar belakang Roy yang kuat di manajemen internasional, ia dapat membawa perspektif baru. Selain itu, praktik terbaik dari proyek global yang pernah ia tangani bisa diterapkan di Jakarta. Fokus utamanya meliputi integrasi sistem transportasi, peningkatan kualitas layanan, dan penggunaan teknologi untuk memantau kinerja pengemudi serta armada transportasi. Hal ini akan meningkatkan citra PT JakLingko sebagai perusahaan publik yang profesional dan aman.

Kesimpulan

Pencopotan Ivan Trigana dan penunjukan Roy Rahendra sebagai Dirut PT JakLingko Indonesia merupakan langkah strategis untuk menyegarkan manajemen. Meskipun tidak terkait langsung dengan insiden pengemudi ugal-ugalan, perhatian pemerintah DKI terhadap keselamatan transportasi publik tetap tinggi.

Dengan pengalaman internasional dan rekam jejak di manajemen proyek besar, Roy diharapkan mengimplementasikan strategi efektif. Selain itu, kinerja operasional dioptimalkan, dan keselamatan penumpang menjadi prioritas utama. Langkah ini penting untuk menjaga kepercayaan masyarakat terhadap sistem transportasi publik di Jakarta.

baca juga: Imlek 2026: Lampion Semarakkan Klenteng di Berbagai Daerah

pilar nyamuk jurnal auto inovasi hidup layak