Juventus Siap Jaga Tahta, Torino Incar Kejutan Derby Turin

Juventus Siap Jaga Tahta, Torino Incar Kejutan Derby Turin
Juventus Siap Jaga Tahta, Torino Incar Kejutan Derby Turin

ajibata.id – Juventus Siap Jaga Tahta, Torino Incar Kejutan Derby Turin Derby della Mole kembali menyala di Turin akhir pekan ini. Juventus akan menjamu Torino pada pekan ke-11 Serie A 2025/2026 di Allianz Stadium, Minggu, 9 November 2025, pukul 00.00 WIB. Pertandingan ini menjadi laga ke-213 antara dua klub sekota yang selalu sarat gengsi dan emosi.

Juventus datang dengan ambisi besar mempertahankan dominasi atas rival abadinya. Mereka belum pernah kalah dalam 22 pertemuan terakhir melawan Torino di semua kompetisi. Sementara itu, Il Toro bertekad mematahkan kutukan panjang dan menegaskan kebangkitan di bawah pelatih Marco Baroni.

BACA JUGA :di Sini


Juventus Siap Jaga Tahta, Torino Incar Kejutan Derby Turin Spalletti Bangun Fondasi Scudetto di Juventus

Luciano Spalletti menjalani awal menjanjikan sejak menukangi Juventus. Mantan pelatih Napoli ini mempertahankan skema tiga bek yang solid dan menambah kreativitas di lini tengah. Hasilnya langsung terasa: permainan Juventus menjadi lebih terstruktur, efektif, dan konsisten menghasilkan poin.

Kini Juventus hanya tertinggal empat angka dari puncak klasemen Serie A. Peluang mereka untuk kembali dalam perburuan Scudetto terbuka lebar. “Kami harus menjaga fokus dan energi di liga. Melawan Torino, ini tentang mentalitas dan kebanggaan kota,” ujar Spalletti dalam konferensi pers jelang laga.

Meski di Eropa Juventus masih belum menang setelah ditahan Sporting CP di Liga Champions, laga Derby della Mole menjadi kesempatan sempurna untuk memulihkan kepercayaan diri. Kemenangan akan memperkuat posisi mereka di papan atas sekaligus memperpanjang rekor tak terkalahkan atas rival sekota.

Di sisi lain, Marco Baroni berhasil mengubah arah permainan Torino. Setelah awal musim yang berat, Il Toro kini tidak terkalahkan dalam lima pertandingan terakhir. Kemenangan 1-0 atas Napoli membuktikan mereka mampu bersaing dengan tim papan atas Serie A.

Duet penyerang Giovanni Simeone dan Che Adams menjadi kunci kebangkitan Torino. Kombinasi keduanya menghadirkan variasi serangan yang lebih tajam dan efisien. Namun, kelemahan di lini belakang masih menjadi pekerjaan rumah besar. Torino sering kehilangan fokus dalam situasi bola mati, sesuatu yang bisa dimanfaatkan Juventus dengan baik.

“Pertandingan ini bukan sekadar tiga poin, tetapi soal kebanggaan bagi seluruh kota,” tegas Baroni. Torino terakhir kali menang atas Juventus di liga terjadi pada 2015. Kemenangan di Derby kali ini akan menjadi simbol perubahan era bagi Il Toro.

Derby della Mole bukan hanya duel dua tim sekota, melainkan pertempuran identitas dan kebanggaan. Juventus ingin menegaskan statusnya sebagai penguasa Turin, sedangkan Torino mencari pembuktian bahwa mereka bisa bangkit dan menantang raksasa Serie A.

Dengan atmosfer penuh tekanan di Allianz Stadium, pertandingan ini diprediksi berlangsung intens sejak menit awal. Kemenangan di laga ini akan menjadi modal penting sebelum jeda internasional bagi kedua tim.

Apakah Juventus mampu memperpanjang dominasi mereka, atau Torino akhirnya memutuskan rantai panjang kekalahan? Jawabannya akan terungkap di Derby della Mole yang kembali membara di jantung Turin.

BACA JUGA :di Sini

pilar nyamuk jurnal auto inovasi hidup layak