ajibata, Jakarta – Bagi Putri Wulandari, seorang Juragan Mitra Bukalapak asal Bandung Barat, masa depan bukanlah sesuatu yang ditunggu, melainkan sesuatu yang harus dibangun dengan usaha sendiri. Kisah Putri berawal dari keinginan sederhana: tetap bisa mengasuh buah hati tanpa kehilangan penghasilan. Kini, ia membuktikan bahwa warung kecil pun bisa menjadi pilar masa depan keluarga.
baca juga: Lowongan Kerja Alfamart 2026: Posisi Crew Store
Keberanian Putri Wulandari Memulai dari Titik Terkecil
Perjalanan Putri dimulai pada 2018. Setelah memutuskan berhenti dari pekerjaannya demi sang anak, ia memberanikan diri membuka warung sembako dengan modal yang sangat terbatas, hanya Rp 300.000.
“Saat itu, anak tidak mau ditinggal kerja. Jadi, saya pilih resign supaya bisa fokus mengurus anak,” ujar Putri, dikutip dari keterangan resmi, Jumat (20/2/2026).
Dengan modal seadanya, ia mengisi warungnya dengan kopi, beras, dan mie instan untuk melayani tetangga sekitar. Meski kecil, warung tersebut menjadi titik awal perjuangan Putri untuk menyeimbangkan peran sebagai ibu sekaligus pengusaha.
Putri Wulandari Memanfaatkan Teknologi untuk Akselerasi Usaha
Sadar bahwa usahanya perlu akselerasi, Putri mengambil langkah strategis dengan bergabung menjadi Juragan Mitra Bukalapak. Awal bergabung bukan tanpa tantangan. Modal saldo yang minim serta keterbatasan pengetahuan teknologi sempat menjadi kendala.
Namun, kegigihannya memanfaatkan ruang belajar Mitra Bukalapak membuahkan hasil. Putri belajar cara melakukan transaksi digital yang aman, strategi promosi efektif, hingga manajemen stok yang lebih efisien.
Hasilnya pun terasa nyata. Dari keuntungan awal yang hanya cukup untuk kebutuhan sehari-hari, kini Putri mampu meraih laba Rp 3 juta hingga Rp 5 juta per bulan. Pendapatan ini telah dialokasikan untuk biaya sekolah kedua anaknya, bantuan bagi orang tua, hingga pembelian kendaraan bermotor. Transformasi ini menunjukkan bagaimana usaha kecil bisa berkembang jika digabungkan dengan pengetahuan digital dan strategi tepat.
Semangat Berbagi Lewat Program KOLAK
Keberhasilan Putri tidak hanya berdampak bagi keluarganya sendiri. Keaktifannya sebagai Juragan juga membawa Putri terpilih menjadi penggerak dalam program KOLAK (Kompak Bareng Mitra Bukalapak) pada 2025.
Melalui dukungan Mitra Bukalapak, Putri menyalurkan rasa syukurnya dengan membagikan takjil gratis kepada pelanggan dan warga sekitar. “Bagi saya, momen itu bukan sekadar berbagi makanan, melainkan wujud rasa syukur dan upaya mempererat kebersamaan di bulan suci,” ujarnya.
Program KOLAK yang diinisiasi Bukalapak ini kini menjadi wadah inspirasi bagi Mitra lain, di mana mereka bisa berkontribusi langsung kepada masyarakat, sekaligus memperkuat jejaring sosial dan brand awareness usaha mereka.
Program KOLAK 2026: Skala Lebih Besar
Menyusul kesuksesan tahun sebelumnya, pada 2026, program KOLAK kembali hadir dengan skala lebih besar. Mitra Bukalapak menargetkan ribuan paket takjil akan disalurkan melalui tangan-tangan terampil para Mitra di seluruh Indonesia.
Putri sendiri telah siap berkontribusi lagi. Ia melihat program ini bukan hanya sebagai aktivitas sosial, tetapi juga strategi untuk membangun komunitas Mitra yang solid. Selain itu, pengalaman berbagi menumbuhkan rasa kepedulian dan tanggung jawab sosial, yang menurutnya sama pentingnya dengan kesuksesan finansial.
Inspirasi untuk Para Pelaku Usaha Kecil
Kisah Putri menjadi contoh nyata bagi pengusaha kecil yang ingin memanfaatkan teknologi digital untuk mengembangkan usaha. Dengan modal terbatas, kerja keras, dan strategi yang tepat, warung kecil bisa tumbuh menjadi usaha yang sustainable dan berdampak sosial.
Lebih dari itu, keberhasilan Putri juga menekankan pentingnya pendampingan dan edukasi digital bagi pelaku UMKM. Mitra Bukalapak menyediakan berbagai fasilitas pelatihan dan mentoring yang membuat anggota Mitra lebih percaya diri dalam mengelola usaha mereka.
Penutup
Dari warung sederhana di Bandung Barat hingga menjadi penggerak program KOLAK, Putri Wulandari membuktikan bahwa ketekunan, keberanian, dan pemanfaatan teknologi bisa membuka jalan bagi masa depan yang lebih baik. Usahanya menjadi inspirasi bagi pelaku UMKM lain, sekaligus menunjukkan bahwa bisnis kecil pun bisa berkontribusi untuk masyarakat luas.
Kisah ini bukan sekadar tentang pencapaian finansial, tetapi juga tentang kekuatan komunitas, semangat berbagi, dan keberanian untuk memulai dari titik terkecil. Dengan dukungan platform digital, seperti Mitra Bukalapak, para pengusaha kecil kini memiliki kesempatan nyata untuk mengubah mimpi menjadi kenyataan.
baca juga: Berita Foto: Kampung Rawa Indah Terendam Banjir, Aktivitas Ibadah dan Ekonomi Warga Terganggu











