ajibata, Jakarta – Libur Tahun Baru 2026 membawa lonjakan signifikan pengunjung ke Taman Margasatwa Ragunan. Pada hari pertama tahun ini, jumlah wisatawan yang datang diperkirakan menembus 100 ribu orang. Antusiasme warga terlihat sejak pagi hari.
Hingga Kamis (1/1/2026) pukul 10.30 WIB, tercatat 33.552 pengunjung telah memasuki kawasan wisata tersebut. Angka ini diprediksi terus meningkat seiring bertambahnya waktu kunjungan hingga sore dan petang hari.
Menurut data sementara, pengunjung dewasa masih mendominasi. Sebanyak 24.453 orang tercatat sebagai pengunjung dewasa. Sementara itu, jumlah pengunjung anak-anak mencapai 9.099 orang. Komposisi ini mencerminkan Ragunan tetap menjadi destinasi favorit keluarga.
Selain itu, meningkatnya kunjungan juga berbanding lurus dengan volume kendaraan yang masuk. Sejak pagi hari, arus lalu lintas menuju kawasan Ragunan terpantau padat namun masih terkendali.
Baca Juga: Tiga Skenario Belajar Sekolah Terdampak Bencana Mulai 2026
Prediksi Kunjungan Ragunan Capai 100 Ribu Orang
Pihak pengelola memperkirakan jumlah pengunjung akan terus bertambah hingga siang dan sore hari. Oleh karena itu, angka total kunjungan berpotensi mencapai puluhan ribu orang hanya dalam satu hari.
“Mungkin pada hari ini diprediksi antara 80 sampai 100 ribu pengunjung,” ujar Humas Taman Margasatwa Ragunan, Wahyudi Bambang, kepada Liputan6.com, Kamis (1/1/2026).
Ia menjelaskan bahwa pola lonjakan seperti ini lazim terjadi pada hari pertama tahun baru. Terlebih, kondisi cuaca yang relatif cerah turut mendorong minat masyarakat untuk berwisata ke ruang terbuka.
Lonjakan Kendaraan Sejak Pagi
Seiring dengan meningkatnya jumlah pengunjung, volume kendaraan yang masuk ke kawasan Ragunan juga melonjak tajam. Hingga siang hari, ribuan kendaraan tercatat telah melintasi pintu masuk utama.
Berdasarkan data pengelola, terdapat 1.936 unit mobil dan 4.085 sepeda motor yang masuk ke kawasan Ragunan. Selain itu, 32 bus pariwisata serta 72 sepeda juga terdata memasuki area wisata.
Tak hanya itu, jalur alternatif pun dimanfaatkan pengunjung. Sebanyak 2.013 orang tercatat masuk melalui pintu PPS, sedangkan 1.120 orang lainnya melalui pintu TSA.
Namun demikian, lonjakan kendaraan ini sempat memicu antrean di beberapa titik akses.
“Sempat ada antre karena kepadatan kendaraan,” ungkap Bambang.
Meski begitu, situasi lalu lintas masih dapat dikendalikan berkat pengaturan petugas dan pembagian arus masuk yang merata.
Strategi Pengelola Hadapi Kepadatan
Untuk mengantisipasi lonjakan pengunjung, pengelola Ragunan telah menyiapkan berbagai langkah strategis. Fokus utama diarahkan pada pengelolaan parkir dan kelancaran arus kendaraan.
Pengelola menyediakan lebih dari 10 titik parkir yang tersebar di dalam kawasan wisata. Dengan demikian, kendaraan pengunjung tidak terpusat di satu lokasi saja.
“Antisipasi yang dilakukan adalah menyiapkan beberapa titik parkir. Saat ini ada 10 bahkan lebih dari 10 titik parkir di dalam area Ragunan,” jelas Bambang.
Selain parkir, petugas juga disiagakan di berbagai persimpangan untuk mengatur lalu lintas internal dan membantu pengunjung menemukan lokasi parkir.
Kapasitas Parkir Dinilai Masih Mencukupi
Lebih lanjut, Bambang memastikan bahwa kapasitas parkir Ragunan masih aman untuk menampung lonjakan kendaraan. Untuk kendaraan roda empat, area parkir mampu menampung sekitar 4.000 hingga 5.000 unit mobil.
Sementara itu, kapasitas parkir kendaraan roda dua bahkan mencapai 12 ribu unit sepeda motor. Dengan daya tampung tersebut, pengelola optimistis tidak akan terjadi penumpukan kendaraan yang signifikan.
Namun demikian, pengunjung tetap diimbau untuk mematuhi arahan petugas demi menjaga kelancaran bersama.
Ragunan Tetap Jadi Favorit Wisata Keluarga
Lonjakan pengunjung di awal tahun ini kembali menegaskan posisi Taman Margasatwa Ragunan sebagai destinasi wisata favorit warga Jakarta dan sekitarnya. Harga tiket yang terjangkau, area yang luas, serta koleksi satwa yang beragam menjadi daya tarik utama.
Selain sebagai tempat rekreasi, Ragunan juga menawarkan nilai edukatif bagi anak-anak. Hal ini menjadikannya pilihan ideal bagi keluarga yang ingin mengisi libur Tahun Baru secara bermanfaat.
Ke depan, pengelola mengingatkan pengunjung untuk menjaga kebersihan, tidak memberi makan satwa sembarangan, serta mematuhi seluruh aturan yang berlaku.
Dengan persiapan matang dan fasilitas memadai, Ragunan diharapkan mampu memberikan pengalaman wisata yang aman, tertib, dan menyenangkan bagi puluhan ribu pengunjung di awal Tahun Baru 2026.
Baca Juga: 130 ODGJ dipindah ke RSUD Sayang Rakyat











