Peris.ai Startup Indonesia yang Pimpin Keamanan Siber ASEAN

Peris.ai Startup Indonesia yang Pimpin Keamanan Siber ASEAN
Peris.ai Startup Indonesia yang Pimpin Keamanan Siber ASEAN

ajibata.id – Peris.ai Startup Indonesia yang Pimpin Keamanan Siber ASEAN Dominasi Barat dalam dunia keamanan siber kini menghadapi tantangan baru dari Asia Tenggara. Startup asal Indonesia, Peris.ai Cybersecurity, berhasil menegaskan posisinya di panggung global berkat dua penghargaan bergengsi pada Oktober 2025.

Peris.ai dinobatkan sebagai Startup Grand Winner dalam ASEAN Business Awards (ABA) 2025 dan masuk dalam daftar Top 100 Global Startups di ajang Entrepreneurship World Cup (EWC) 2025. Capaian ini menandai perubahan arah inovasi global di bidang keamanan siber, menyoroti peran visi, teknologi, dan dampak sosial sebagai faktor utama kesuksesan.

BACA JUGA :di Sini


Peris.ai Startup Indonesia yang Pimpin Keamanan Siber ASEAN Teknologi Agentic AI dan Hyperautomation Jadi Keunggulan Utama

Keberhasilan Peris.ai tidak lepas dari penggunaan teknologi Agentic AI dan Hyperautomation. Teknologi ini membuat sistem keamanan siber tidak hanya reaktif, tetapi juga prediktif dan adaptif secara real-time.

Dengan memanfaatkan analisis data otomatis, sistem Peris.ai mampu memvalidasi peringatan dan menjalankan respons keamanan tanpa intervensi manual.

“Pendekatan ini mengurangi beban kerja manusia, mempercepat waktu respons, serta memastikan keputusan diambil berdasarkan kecerdasan, bukan rutinitas,” jelas pihak perusahaan, Rabu (5/11/2025).

Integrasi antara otomasi dan kecerdasan buatan ini menjadikan Peris.ai pionir dalam mengelola operasi keamanan berskala besar di kawasan Asia Tenggara.

Masuknya Peris.ai dalam Top 100 Global Startups di EWC 2025 semakin memperkuat reputasi startup Indonesia di sektor keamanan digital. Ajang ini diikuti lebih dari 10.300 peserta dari 169 negara dan diselenggarakan oleh Monsha’at, Global Entrepreneurship Network (GEN), dan Misk Foundation.

Peris.ai akan bersaing di final global Biban Forum 2025 di Riyadh, Arab Saudi, bersama inovator dari 46 negara dan 16 sektor industri.

“Pencapaian Peris.ai mencerminkan komitmen terhadap inovasi berkelanjutan dan kemajuan kawasan ASEAN,” ujar perwakilan ASEAN Business Advisory Council (ASEAN-BAC) Malaysia.

Prestasi ini mempertegas peran ASEAN sebagai kawasan deep-tech yang kian berpengaruh dalam ekosistem keamanan siber dunia.

Rangkaian penghargaan tersebut menandai langkah strategis Peris.ai menuju pembangunan platform intelijen siber regional. Dengan arsitektur berbasis Agentic AI dan Hyperautomation, perusahaan ini berambisi menghadirkan sistem pertahanan digital yang lebih adaptif, tangguh, dan responsif terhadap ancaman modern.

Sejumlah pengamat menilai, Peris.ai tengah membangun fondasi untuk menjadi “Palantir-nya ASEAN”, dengan kemampuan mengintegrasikan data dan keamanan lintas sektor di kawasan.

Melalui inovasi teknologi dan keberhasilan di tingkat global, Peris.ai tidak hanya mengharumkan nama Indonesia, tetapi juga menempatkan ASEAN sebagai pemain utama dalam lanskap keamanan siber dunia.

BACA JUGA :di Sini

pilar nyamuk jurnal auto inovasi hidup layak