Sabar Reza Tersingkir Dramatis di French Open 2025

Sabar Reza Tersingkir Dramatis di French Open 2025

ajibata.id Sabar/Reza Tersingkir Dramatis di French Open 2025 Ganda putra Indonesia, Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani, harus mengakhiri langkah mereka di perempat final French Open 2025. Pasangan ini kalah secara dramatis dari unggulan dua asal Malaysia, Aaron Chia/Soh Wooi Yik, dalam laga berdurasi 64 menit pada Sabtu (25/10) dini hari WIB.
Pertandingan berlangsung sengit sejak awal. Sabar/Reza sempat memimpin 11-9 di interval gim pertama dan memperlebar keunggulan menjadi 14-11. Namun, Aaron/Soh bangkit dengan empat poin beruntun hingga akhirnya merebut gim pertama 21-19.

Sabar Reza Tersingkir Dramatis di French Open 2025 Bangkit di Gim Kedua

Tertinggal satu gim, Sabar/Reza sempat menghadapi tekanan di awal gim kedua dengan skor 0-3. Perlahan mereka bangkit dan menyamakan kedudukan menjadi 9-9, lalu berbalik unggul 11-10 di interval. Setelah itu, pasangan Indonesia tampil lebih stabil dengan permainan cepat dan variasi serangan hingga menang 21-16, memaksa laga berlanjut ke gim penentuan.

Di gim ketiga, pertarungan semakin intens. Kedua pasangan saling kejar poin hingga interval dengan keunggulan tipis 11-9 untuk Aaron/Soh. Sabar/Reza sempat berbalik unggul 18-17, namun beberapa kesalahan sendiri membuat pasangan Malaysia kembali memimpin 20-18.
Sabar/Reza memiliki peluang untuk memaksakan adu setting, tetapi salah pengertian di momen krusial membuat Aaron/Soh menutup laga dengan kemenangan 21-19. Kekalahan ini membuat wakil Indonesia gagal melaju ke semifinal.

Pertemuan kedua pasangan ini menarik karena melibatkan Hendra Setiawan di kursi pelatih Sabar/Reza, yang dulu merupakan anak asuh Herry Iman Pierngadi (Herry IP)—pelatih ganda putra Malaysia. Duel ini menjadi simbol pertarungan strategi antara dua generasi pelatih Indonesia yang kini berada di sisi berbeda lapangan.

Meski Sabar/Reza tersingkir, harapan Indonesia di French Open 2025 masih terbuka melalui Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri yang lolos ke semifinal. Mereka akan menghadapi Aaron/Soh dalam duel sesama pemain top Asia Tenggara.

Ganda putra Indonesia, Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani, harus mengakhiri perjuangan mereka di perempat final French Open 2025. Pasangan ini kalah secara dramatis dari unggulan dua asal Malaysia, Aaron Chia/Soh Wooi Yik, dalam laga yang berlangsung ketat selama 64 menit di Glaz Arena, Prancis.

Sejak gim pertama, laga berjalan intens dengan tempo cepat. Sabar/Reza tampil agresif lewat permainan drive, netting, dan smes yang tajam. Mereka sempat memimpin 11-9 di interval dan memperlebar jarak menjadi 14-11. Namun, Aaron/Soh mampu membalikkan keadaan lewat empat poin beruntun untuk unggul 18-15 dan akhirnya menutup gim pertama dengan skor 21-19.

Memasuki gim kedua, pasangan Indonesia sempat tertinggal 0-3 hingga 3-7. Dengan ketenangan dan pola serangan variatif, Sabar/Reza berhasil menyamakan kedudukan 9-9 sebelum unggul 11-10 di interval. Setelah itu, mereka mempertahankan keunggulan hingga akhirnya menutup gim kedua dengan kemenangan 21-16.

Pada gim ketiga, kedua pasangan saling berbalas poin dalam pertarungan sengit. Aaron/Soh unggul tipis 11-9 di interval, namun Sabar/Reza mampu menyamakan skor 15-15 dan sempat berbalik memimpin 18-17. Sayangnya, beberapa kesalahan sendiri membuat pasangan Malaysia kembali unggul 20-18. Sabar/Reza berpeluang memaksakan setting, tetapi miskomunikasi di poin krusial membuat Aaron/Soh menutup laga dengan skor akhir 21-19, 16-21, 21-19.

Pertemuan ini tak hanya menarik dari sisi permainan, tetapi juga dari bangku pelatih. Hendra Setiawan, yang mendampingi Sabar/Reza, merupakan mantan anak asuh Herry Iman Pierngadi (Herry IP), pelatih ganda putra Malaysia. Duel ini pun dianggap sebagai laga antara murid dan guru yang sarat emosi dan strategi.

Kekalahan Sabar/Reza membuat langkah mereka terhenti di perempat final, namun asa Indonesia di French Open 2025 masih terjaga lewat pasangan Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri, yang berhasil melaju ke semifinal. Pertarungan Fajar/Fikri melawan Aaron/Soh di babak berikutnya akan menjadi penentu peluang Indonesia meraih gelar di sektor ganda putra.

baca juga:https://www.liputan6.com/otomotif/read/6193684/sapu-bersih-lima-seri-ryan-nirwan-dan-tgri-tampil-digdaya-di-sprint-rally-2025?page=2

pilar nyamuk jurnal auto inovasi hidup layak