ajibata.id – Samsung Tri-Fold Siap Rilis Global Usai Lolos Sertifikasi Samsung kembali mencuri perhatian dengan langkah penting menuju peluncuran ponsel lipat tiga pertamanya. Model yang disebut Samsung Tri-Fold kini telah muncul dalam daftar sertifikasi Bluetooth SIG, menandakan rencana rilis global kian dekat.
Perangkat dengan nomor model SM-D6390, SM-D639N, SM-D639U, SM-D639U1, dan SM-D639B ini diperkirakan mencakup varian untuk berbagai pasar utama seperti Amerika Serikat, Korea Selatan, China, serta versi global. Menurut laporan Android Headlines, kode “B” menunjukkan varian internasional yang kemungkinan besar menjadi unit rilis global pertama.
Meski sudah mendapat sertifikasi global, peluncuran Samsung Tri-Fold belum tentu langsung menyentuh pasar Indonesia. Sumber industri menyebut Samsung akan lebih dulu memasarkan perangkat ini di AS, Korea Selatan, China, Taiwan, UEA, dan Singapura — pasar dengan daya beli tinggi dan respons cepat terhadap produk premium.
Samsung diyakini ingin melihat tanggapan konsumen di wilayah tersebut sebelum memperluas distribusi ke negara lain, termasuk Indonesia. Strategi ini sejalan dengan pendekatan perusahaan pada lini Galaxy Fold dan Flip sebelumnya.
Samsung Tri-Fold menjadi perangkat pertama perusahaan dengan dua engsel dan tiga panel layar. Saat dibuka penuh, layar menampilkan bentang 10 inci, menyerupai tablet.
Jika dibuka sebagian, ukurannya menjadi 8 inci, sedangkan saat terlipat sepenuhnya, ponsel berfungsi seperti smartphone berlayar 6,5 inci.
Mekanisme lipatnya berbentuk huruf C, melipat ke arah dalam — berbeda dari desain zig-zag pada Huawei Mate XT. Pendekatan ini diklaim memberikan perlindungan layar lebih baik serta pengalaman multitasking yang lebih fleksibel.
BACA JUGA :di Sini
Samsung Tri-Fold Siap Rilis Global Usai Lolos Sertifikasi Diperkirakan Dibanderol Rp47 Juta, Siap Tantang Huawei
Menurut laporan media Korea, harga Samsung Tri-Fold diperkirakan mencapai 4 juta won atau sekitar Rp47 juta, menjadikannya produk di segmen ultra-premium.
Meski demikian, Samsung bukan pelopor di kategori ini. Huawei telah lebih dulu merilis Mate XT dan Mate XTs dengan konsep serupa. Samsung tampaknya berusaha menyaingi dominasi tersebut dengan inovasi pada desain dan software.
Dari sisi performa, Tri-Fold disebut akan mengusung chipset Snapdragon 8 Elite, dengan kemungkinan pembaruan ke Snapdragon 8 Elite Gen 5. Perangkat ini juga diperkirakan membawa kamera utama 200MP mirip Galaxy Z Fold 7 serta menjalankan One UI 8 yang dioptimalkan untuk penggunaan tiga aplikasi sekaligus dalam mode potret.
Dalam wawancara dengan SamMobile, Presiden sekaligus Head of MX Business Samsung Electronics, Roh Tae-Moon, menyebut pengembangan konsep Tri-Fold sudah mencapai tahap akhir.
“Kami berencana merilis smartphone lipat tiga dalam waktu dekat, kemungkinan pada akhir 2025,” ujarnya.
Meski begitu, Roh menambahkan perangkat ini belum memiliki nama resmi, meskipun banyak pihak internal menyebutnya Galaxy Z TriFold. Hal ini memperkuat indikasi bahwa peluncuran komersial memang semakin dekat.
Konsep ponsel lipat tiga Samsung sebenarnya sudah diperlihatkan sejak CES 2022 melalui dua prototipe: Flex G dan Flex S.
Flex G memiliki dua lipatan ke arah dalam seperti tablet, sementara Flex S menampilkan lipatan dua arah yang lebih populer.
Kini, setelah bertahun-tahun pengembangan dan uji desain, Samsung tampaknya memilih pendekatan yang paling matang untuk produksi massal. Meski belum ada konfirmasi akhir soal nama resmi, penggemar berharap ponsel ini bakal dikenal sebagai Galaxy G Fold — menyesuaikan bentuk lipatannya yang menyerupai huruf G.
Kehadiran sertifikasi Bluetooth SIG menandakan langkah besar Samsung dalam menghadirkan generasi baru perangkat lipat.
Jika benar diluncurkan akhir 2025, Galaxy Z TriFold akan menjadi simbol inovasi terbaru Samsung dalam memperluas kategori foldable premium dan menantang kompetitornya di pasar global.
BACA JUGA :di Sini











