ajibata.id Secercah Harapan bagi Liverpool Usai Dihantam Palace Liverpool harus menelan kekalahan telak 0–3 dari Crystal Palace di Anfield pada ronde keempat EFL Cup 2025/2026. Namun, di balik hasil mengecewakan tersebut, manajer Arne Slot membawa kabar baik soal kondisi gelandang Ryan Gravenberch yang berpeluang segera comeback.
Dalam laga yang digelar Rabu (29/10/2025) waktu setempat, Arne Slot memilih melakukan rotasi besar-besaran. Ia menurunkan banyak pemain muda dan pelapis, sementara sejumlah bintang utama diistirahatkan atau masih cedera.
Keputusan itu berujung hasil buruk, setelah Crystal Palace tampil dominan dan mencetak tiga gol. Dua gol diborong Ismaila Sarr, sementara satu gol tambahan dicetak Yeremy Pino. The Reds kesulitan membangun serangan dan kehilangan fokus di babak kedua.
Secercah Harapan bagi Liverpool Usai Dihantam Palace Gravenberch Berpeluang Segera Tampil Lagi
Meski kecewa, Slot membawa kabar positif tentang kondisi Ryan Gravenberch. Gelandang asal Belanda itu absen dalam tiga laga terakhir karena cedera pergelangan kaki yang dialami saat Liverpool kalah 1–2 dari Manchester United.
Slot mengatakan, peluang Gravenberch untuk pulih sangat besar.
“Saya pikir Ryan punya peluang bagus,” ujar Slot kepada Sportsmole. “Yang lainnya, mari kita tunggu dan lihat besok dan Jumat.”
Jika pemulihannya berjalan lancar, Gravenberch bisa tampil akhir pekan ini melawan Aston Villa di Premier League. Kehadirannya akan memberi energi baru bagi lini tengah Liverpool yang belakangan kehilangan kreativitas dan kontrol permainan.
Arne Slot menegaskan tidak menyesali keputusannya melakukan rotasi besar-besaran. Ia menyebut hal itu perlu karena jadwal padat dan keterbatasan pemain senior.
“Saya tahu beberapa pemain mengalami kesulitan karena baru beradaptasi dengan level Premier League dan Liga Champions,” ujar Slot.
Slot juga menambahkan, rotasi dan pemanfaatan pemain muda sejalan dengan tradisi klub. Ia menegaskan kekalahan ini tidak akan mengubah kebijakannya.
“Dengan para pemain inti pun kami belum tentu menang banyak atas Palace. Jadi bagi saya, keputusan itu tetap tepat,” tutupnya.
Kekalahan di EFL Cup memang menyakitkan, namun kabar pulihnya Gravenberch menjadi secercah harapan bagi Liverpool. Kehadirannya di laga Premier League akhir pekan nanti bisa menjadi momentum kebangkitan The Reds setelah periode sulit di berbagai kompetisi.
Liverpool menelan kekalahan pahit 0-3 dari Crystal Palace di Anfield pada babak keempat EFL Cup 2025/2026, Rabu (29/10/2025) waktu setempat. Kekalahan ini memperpanjang tren negatif The Reds di berbagai kompetisi dan memaksa mereka tersingkir lebih cepat dari ajang domestik tersebut.
Manajer Arne Slot memilih merotasi skuad secara besar-besaran. Ia menurunkan sejumlah pemain muda dan pelapis untuk mengisi posisi inti, sementara beberapa bintang utama diistirahatkan karena padatnya jadwal dan cedera. Keputusan ini berujung pada hasil mengecewakan ketika Palace tampil dominan sepanjang pertandingan dengan brace dari Ismaila Sarr dan satu gol tambahan oleh Yeremy Pino.
Di balik kekalahan tersebut, Slot membawa secercah harapan bagi para pendukung Liverpool. Ia mengonfirmasi bahwa Ryan Gravenberch, gelandang asal Belanda yang absen karena cedera pergelangan kaki, berpeluang besar kembali bermain dalam waktu dekat. Gravenberch sudah absen dalam tiga pertandingan terakhir The Reds setelah cedera dalam laga melawan Manchester United dua pekan sebelumnya.
Kehilangan Gravenberch cukup terasa karena lini tengah Liverpool kerap kehilangan kreativitas dan kontrol permainan tanpanya. Dalam konferensi pers seusai laga, Slot memberikan update positif.
“Saya pikir Ryan punya peluang bagus,” ujar Slot kepada wartawan via Sportsmole. “Yang lainnya akan kita lihat besok dan Jumat. Tapi Ryan tampaknya punya peluang terbaik untuk tampil.”
Jika proses pemulihan berjalan sesuai rencana, Gravenberch kemungkinan besar akan kembali memperkuat Liverpool dalam laga Premier League akhir pekan ini melawan Aston Villa. Kehadirannya diyakini akan menjadi dorongan besar bagi tim untuk bangkit dari periode sulit.
Meski hasil akhir mengecewakan, Slot menegaskan tidak menyesali keputusannya melakukan rotasi besar-besaran. Ia menilai langkah itu sebagai keputusan tepat mengingat kondisi tim yang hanya memiliki 15–16 pemain senior yang fit. Menurutnya, kompetisi seperti EFL Cup memang ideal untuk memberi kesempatan pada pemain muda dan akademi.
“Pemilihan pemain malam ini sama seperti yang saya lakukan musim lalu di laga seperti ini,” kata Slot. “Dengan kondisi skuad saat ini, keputusan itu sudah tepat.”
Slot menambahkan bahwa kebijakan ini sejalan dengan tradisi klub untuk memberi pengalaman kompetitif kepada pemain akademi. Ia juga menegaskan bahwa hasil melawan Palace tidak akan mengubah pandangannya soal prioritas rotasi, terutama ketika jadwal padat dan banyak pemain inti masih absen.
Kekalahan telak di Anfield menjadi tamparan keras bagi Liverpool yang tengah berjuang memperbaiki performa. Namun, dengan kabar positif soal pulihnya Ryan Gravenberch, Slot dan timnya kini menatap laga melawan Aston Villa dengan optimisme baru.
Jika sang gelandang benar-benar kembali tampil, Liverpool berpeluang memperbaiki keseimbangan lini tengah dan memutus tren negatif yang menghantui mereka beberapa pekan terakhir.











