ajibata, Jakarta – Sejumlah kabar teknologi kembali mencuri perhatian pembaca sepanjang akhir pekan. Mulai dari bocoran kapasitas baterai iPhone 18 generasi terbaru, pembaruan antarmuka Samsung yang disebut meniru gaya iOS, hingga rencana besar Google menghadirkan fitur berbagi file lintas Android dan perangkat Apple.
Ketiga isu tersebut menjadi berita terpopuler di kanal Tekno Liputan6.com pada Minggu (8/2/2026). Tidak hanya ramai dibaca, informasi ini juga memicu diskusi luas di kalangan penggemar gadget dan pengamat teknologi. Lantas, apa saja yang membuat kabar-kabar ini begitu menarik?
Berikut rangkuman lengkap tiga berita teknologi terpopuler yang patut Anda simak.
baca juga: CEO Higround: Esports Kini Jadi Identitas Budaya Global
iPhone 18 Pro Max Dikabarkan Pakai Baterai 5.200 mAh
Apple kembali menjadi sorotan setelah muncul bocoran terbaru mengenai iPhone 18 Pro Max. Menurut informasi yang beredar, ponsel flagship ini disebut akan dibekali baterai berkapasitas lebih dari 5.000 mAh, tepatnya di kisaran 5.100 hingga 5.200 mAh.
Jika bocoran ini benar, maka iPhone 18 Pro Max akan menjadi iPhone dengan kapasitas baterai terbesar sepanjang sejarah Apple. Selain itu, kapasitas tersebut bahkan diklaim lebih besar dibandingkan Samsung Galaxy S26 Ultra, yang selama ini dikenal unggul di sektor daya tahan baterai.
Sebelumnya, Apple sempat menuai pujian lewat iPhone 17 Pro dan iPhone 17 Pro Max. Meski hanya membawa perubahan minor dari sisi desain dan fitur, daya tahan baterai kedua perangkat tersebut dinilai jauh lebih baik dari generasi sebelumnya. Alhasil, seri tersebut berhasil mencatatkan penjualan yang kuat pada kuartal terakhir.
Di sisi lain, Samsung justru mendapat kritik karena dianggap stagnan dalam meningkatkan kapasitas baterai dan inovasi kamera pada lini Galaxy Ultra selama beberapa tahun terakhir. Oleh karena itu, kehadiran iPhone 18 Pro Max dengan baterai jumbo bisa semakin menekan persaingan di segmen flagship.
Pembocor ternama Digital Chat Station mengungkapkan, Apple tengah fokus meningkatkan efisiensi daya dan kapasitas baterai secara bersamaan. Dengan strategi ini, pengguna diharapkan bisa menikmati penggunaan seharian penuh, bahkan untuk aktivitas intensif.
Meski demikian, hingga kini Apple belum memberikan konfirmasi resmi. Namun begitu, antusiasme publik sudah terlanjur tinggi. Terlebih lagi, isu baterai selalu menjadi perhatian utama konsumen smartphone premium.
Bocoran One UI 8.5 Usung Desain Liquid Glass Mirip iOS
Selain Apple, Samsung juga mencuri perhatian lewat bocoran pembaruan antarmuka terbarunya, One UI 8.5. Berbeda dari pembaruan sebelumnya, versi ini disebut membawa perubahan visual besar dengan konsep desain bernama “Liquid Glass”.
Mengutip laporan Gizchina, aktivitas pengembangan One UI 8.5 terdeteksi cukup intens di server internal Samsung. Fakta ini memunculkan spekulasi bahwa pembaruan tersebut bukan sekadar update kecil, melainkan perombakan identitas visual ekosistem Galaxy.
Konsep Liquid Glass disebut menghadirkan tampilan yang lebih hidup dan modern. Beberapa elemen yang bocor antara lain efek transparansi frosted, ikon dengan kesan tiga dimensi, serta tombol mengambang yang responsif terhadap sentuhan.
Selama beberapa tahun terakhir, One UI dikenal dengan desain datar dan minimalis. Namun demikian, pendekatan tersebut kerap dianggap membosankan oleh sebagian pengguna. Oleh karena itu, Samsung dinilai ingin menghadirkan nuansa baru agar tetap kompetitif dengan iOS.
Menariknya, banyak pihak menilai Liquid Glass memiliki kemiripan dengan estetika iOS 26 yang lebih mengedepankan kedalaman visual. Meski begitu, Samsung diyakini tetap akan mempertahankan ciri khas One UI yang fokus pada kenyamanan penggunaan satu tangan.
Jika benar dirilis dalam waktu dekat, One UI 8.5 kemungkinan akan tersedia untuk sejumlah ponsel flagship dan kelas menengah terbaru. Dengan demikian, pembaruan ini berpotensi meningkatkan daya tarik perangkat Samsung di tengah persaingan yang semakin ketat.
Android Segera Bisa Kirim File ke iPad dan MacBook via Quick Share
Tak hanya soal ponsel dan antarmuka, kabar menarik juga datang dari Google. Raksasa teknologi ini dikabarkan tengah menyiapkan fitur berbagi file lintas platform antara Android dan perangkat Apple seperti iPad serta MacBook.
Fitur tersebut merupakan pengembangan dari Quick Share, yang sebelumnya dikenal sebagai Nearby Share. Dalam perkembangannya, Quick Share disebut akan memiliki kemampuan mirip AirDrop milik Apple.
Wakil Presiden Teknik Android, Eric Kay, mengonfirmasi bahwa Google telah bekerja keras memastikan kompatibilitas Quick Share dengan ekosistem Apple. Bahkan, uji coba fitur ini sudah dilakukan untuk iPhone, iPad, hingga MacBook.
Menurut laporan The Verge, Google tidak ingin fitur ini hanya menjadi eksperimen terbatas. Sebaliknya, Quick Share dirancang agar bisa digunakan oleh lebih banyak perangkat Android dari berbagai merek.
Saat ini, Google Pixel 10 menjadi satu-satunya ponsel Android yang telah mendukung koneksi langsung Quick Share dengan AirDrop. Namun ke depan, dukungan tersebut akan diperluas secara bertahap.
Langkah ini dinilai sebagai terobosan besar. Pasalnya, selama bertahun-tahun pengguna Android dan Apple kerap kesulitan berbagi file tanpa aplikasi pihak ketiga. Dengan hadirnya Quick Share lintas platform, proses transfer data diyakini akan jauh lebih praktis.
Persaingan Ekosistem Teknologi Kian Panas
Secara keseluruhan, tiga berita terpopuler ini mencerminkan ketatnya persaingan di industri teknologi. Apple fokus memperkuat hardware, Samsung berupaya menyegarkan pengalaman visual, sementara Google mendorong interoperabilitas lintas ekosistem.
Ke depan, konsumen menjadi pihak yang paling diuntungkan. Pasalnya, inovasi yang agresif mendorong lahirnya fitur-fitur baru yang semakin memudahkan aktivitas digital sehari-hari.
Dengan dinamika tersebut, menarik untuk menantikan langkah lanjutan dari para raksasa teknologi di sepanjang 2026. Apakah Apple benar-benar akan meluncurkan iPhone dengan baterai terbesar? Akankah One UI 8.5 menjadi titik balik desain Samsung? Dan mampukah Quick Share menembus sekat Android dan Apple?
Jawabannya tinggal menunggu waktu.
baca juga: Bukan Sekadar Gaya, Relawan TIK Jabar Bekali Mahasiswa Cirebon Senjata Literasi Digital











