ajibata, Jakarta – Menjelang periode Mudik Lebaran 2026, XLSmart memastikan kesiapan penuh untuk mengawal lonjakan trafik telekomunikasi. Hal ini mencakup seluruh periode Ramadhan hingga Lebaran, di mana aktivitas komunikasi diprediksi meningkat drastis seiring mobilitas masyarakat yang tinggi.
Group Head Network Operations XLSmart, Agus Rohmat, menegaskan bahwa persiapan tahun ini jauh lebih masif dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Fokus utama perusahaan adalah memastikan kelancaran komunikasi di tengah pergerakan orang yang diperkirakan mencapai 146 juta jiwa di seluruh Indonesia. “Ini adalah momentum Ramadhan pertama kami sebagai XLSmart. Kami tidak ingin biasa-biasa saja. Persiapan kami ultra maksimal, terutama dengan membawa layanan Ultra 5G+ untuk kenyamanan pelanggan,” ujar Agus, Rabu (11/2/2026) di XLSmart Tower, Jakarta.
baca juga: Galaxy S26, S26 Plus & Ultra Segera Hadir, Samsung Umumkan Jadwal
Optimisasi Jalur Utama dan Titik Konsentrasi Massa
XLSmart menitikberatkan optimisasi jaringan di jalur-jalur kritis. Ini meliputi Tol Trans Jawa, jalur kereta api utara dan selatan, hingga pelabuhan penghubung antar-pulau. Selain itu, perusahaan telah mengidentifikasi 248 Point of Interest (POI) yang menjadi titik konsentrasi massa, mulai dari rest area, bandara seperti Soekarno-Hatta, Pelabuhan Merak-Bakauheni, Pelabuhan Gilimanuk, hingga destinasi wisata populer seperti Yogyakarta dan Pangandaran.
Langkah strategis ini memungkinkan pemantauan dan penguatan jaringan secara lebih terfokus di lokasi-lokasi yang diprediksi akan mengalami lonjakan trafik ekstrem, sehingga meminimalisir risiko gangguan layanan.
Penguatan Infrastruktur dengan Mobile BTS
Untuk mengantisipasi lonjakan ekstrem, XLSmart menyiagakan lebih dari 100 unit Mobile BTS (MBTS) di jalur strategis. Khususnya di titik-titik penyeberangan Bakauheni yang selama periode mudik cenderung padat, kehadiran MBTS menjadi solusi praktis untuk meningkatkan kapasitas jaringan secara sementara.
Menurut Agus, strategi ini memungkinkan pengalaman komunikasi tetap lancar meski jumlah pengguna di suatu titik meningkat drastis. Dengan penguatan infrastruktur ini, pemudik dapat menikmati layanan telekomunikasi tanpa kendala, baik untuk menelepon, berkirim pesan, maupun mengakses internet.
Jalur Alternatif dan Kesiapan Fungsional
Selain jalur utama, XLSmart juga memperhatikan jalur fungsional yang dibuka pemerintah. Misalnya, Tol Jakarta-Cikampek (Japek) II Selatan via Sadang dan ruas tol Yogyakarta-Bawen. Optimalisasi jalur alternatif ini menjamin sinyal tetap kuat bagi pemudik yang memilih rute lain untuk menghindari kemacetan.
“Kami memastikan seluruh jalur alternatif siap pakai, sehingga pelanggan yang menghindari jalur utama tetap bisa menikmati pengalaman komunikasi yang stabil dan cepat,” ungkap Agus. Hal ini penting agar kapasitas jaringan tidak terkonsentrasi hanya pada jalur utama.
Prediksi Lonjakan Trafik Data dan Media Sosial Di Lebaran
XLSmart memproyeksikan kenaikan trafik data sebesar 27 persen selama periode Lebaran, dengan wilayah Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur sebagai pusat lonjakan tertinggi. Dominasi penggunaan aplikasi media sosial diperkirakan masih akan mendominasi trafik, terutama TikTok, WhatsApp, dan YouTube.
Peningkatan penggunaan aplikasi ini menuntut pengelolaan jaringan lebih cermat. Dengan prediksi lonjakan yang cukup signifikan, XLSmart mengantisipasi kemungkinan kepadatan layanan dan mempersiapkan kapasitas tambahan di jalur strategis.
Pemantauan Real-Time melalui NOC
Network Operations Center (NOC) XLSmart melakukan pemantauan secara real-time pada level aplikasi. Sistem ini memonitor latensi dan kualitas koneksi. Jika terjadi penurunan pengalaman pelanggan pada aplikasi tertentu, sistem secara otomatis mengirim peringatan (alert) kepada tim teknis.
Mekanisme ini memungkinkan penanganan masalah segera dan mengurangi risiko gangguan pada layanan, menjaga pengalaman pengguna tetap optimal. Agus menambahkan bahwa potensi congestion dapat ditekan hingga level minimal, yakni di bawah 0,05 persen, berkat kapasitas bandwidth yang sangat besar dan mekanisme automatic balancing.
Keunggulan Layanan Ultra 5G+ di 33 Kota
Tahun ini, keunggulan XLSmart terlihat pada cakupan layanan Ultra 5G+ yang lebih luas. Pelanggan dapat menikmati jaringan 5G di 33 kota sepanjang jalur mudik dari Jawa hingga Bali, dengan cakupan penuh (blanket coverage). Kecepatan jaringan diklaim mencapai 500 Mbps, memberikan pengalaman internet cepat dan stabil.
“Berbeda dengan operator lain, cakupan 5G kami tidak ‘sepotong-sepotong’. Kami ingin pemudik merasakan koneksi lancar dan cepat selama perjalanan maupun saat berada di kampung halaman,” tambah Agus.
Monitoring BTS 24 Jam untuk Kinerja Maksimal
Sebanyak 1.407 BTS dipantau secara khusus oleh tim teknis selama 24 jam penuh. Pengawasan ini menjamin bahwa setiap kendala teknis dapat diatasi dengan cepat, sehingga ritual mudik masyarakat tetap nyaman dan berkesan. Strategi ini menjadi bukti komitmen XLSmart dalam menghadirkan layanan telekomunikasi handal, sekaligus menegaskan kesiapan perusahaan menghadapi lonjakan trafik tahunan yang signifikan.
baca juga: AI di Ruang Redaksi, Alat Bantu atau Beban Tambahan?











