ajibata.id – Trent Alexander-Arnold Disoraki Fans Liverpool di Anfield Trent Alexander-Arnold mengalami malam penuh emosi saat kembali ke Anfield bersama Real Madrid. Bek asal Inggris itu disambut dengan cemoohan keras dari para suporter Liverpool dalam laga Liga Champions, Rabu (5/11/2025) dini hari WIB.
Liverpool berhasil menang 1-0 lewat gol sundulan Alexis Mac Allister di babak kedua. Alexander-Arnold, yang pindah ke Madrid setelah kontraknya habis musim lalu, baru masuk sebagai pemain pengganti pada menit ke-80. Begitu namanya disebut, tribun Anfield langsung bergemuruh dengan sorakan bernada ejekan.
Sebelum hijrah ke Spanyol, Alexander-Arnold merupakan simbol kesuksesan akademi Liverpool. Ia mencatat lebih dari 350 penampilan dan turut membantu klub meraih berbagai gelar bergengsi. Namun, menjelang akhir masa baktinya, hubungan antara sang pemain dan sebagian suporter memburuk.
Keputusan meninggalkan klub tanpa perpanjangan kontrak dianggap sebagai pengkhianatan oleh sebagian fans. Akibatnya, suasana kembalinya ke Anfield kali ini terasa dingin. Bagi banyak pendukung, luka perpisahan itu masih belum sepenuhnya sembuh.
BACA JUGA :di Sini
Trent Alexander-Arnold Disoraki Fans Liverpool di Anfield Xabi Alonso: “Trent Sudah Siap untuk Itu”
Pelatih Real Madrid, Xabi Alonso, menanggapi situasi ini dengan tenang. Ia menilai Alexander-Arnold sudah mempersiapkan diri menghadapi tekanan besar di Anfield.
“Atmosfer di Anfield dalam pertandingan Liga Champions memang luar biasa,” ujar Alonso seusai laga.
“Kami membutuhkan kualitasnya dari sisi sayap. Reaksi seperti itu sudah bisa diperkirakan. Dia profesional dan siap untuk itu,” tegas mantan gelandang Liverpool tersebut.
Alonso menjelaskan bahwa keputusan memasukkan Alexander-Arnold di menit-menit akhir didasari kebutuhan tim untuk menambah ancaman dari lini belakang.
Pelatih Liverpool, Arne Slot, juga memberikan tanggapan soal suasana laga tersebut. Menurutnya, dukungan penuh dari suporter berperan penting dalam kemenangan timnya.
“Saya sangat terkesan dengan atmosfer sepanjang 90 menit, bahkan sebelum laga dimulai,” ujar Slot.
“Energi para fans membantu kami bertahan hingga akhir. Mereka jadi kekuatan tambahan untuk para pemain,” lanjutnya.
Slot tak ingin berkomentar negatif tentang reaksi penonton terhadap Alexander-Arnold. Ia lebih memilih menyoroti semangat suporter yang selalu menjadi ciri khas Anfield.
Meski mural Alexander-Arnold di sekitar stadion telah dipulihkan setelah sempat dicoret kata “rat,” sebagian fans tetap belum melupakan kepergiannya. Saat pemanasan, ejekan terus terdengar dari tribun.
Suasana ini menunjukkan bahwa luka perpisahan antara sang pemain dan fans masih terasa. Namun, bagi sebagian pendukung lainnya, Alexander-Arnold tetap menjadi bagian penting dalam sejarah klub.
Usai laga, Arne Slot sempat berbicara singkat dengan mantan anak asuhnya itu. “Saya memeluknya, tidak tahu pasti apa yang dikatakan. Tapi setiap kali bertemu dengannya, saya akan berbicara karena dia istimewa,” ujar Slot.
Kembalinya Alexander-Arnold ke Anfield menjadi momen yang penuh emosi dan simbolis. Ia memang tidak lagi disambut hangat seperti dulu, namun tetap menunjukkan profesionalisme di lapangan.
Sorakan yang diterimanya mencerminkan betapa besar ikatan emosional antara dirinya dan Liverpool. Meski kini mengenakan seragam Real Madrid, Anfield tetap menjadi bagian penting dalam perjalanan kariernya.
BACA JUGA :di Sini











