Zaidul Akbar Bahas Kesehatan Lambung di Halal Kulture 2025

Zaidul Akbar Bahas Kesehatan Lambung di Halal Kulture 2025
Zaidul Akbar Bahas Kesehatan Lambung di Halal Kulture 2025

ajibata.id Zaidul Akbar Bahas Kesehatan Lambung di Halal Kulture 2025 Pakar kesehatan holistik Islami, Dr. Zaidul Akbar, kembali menarik perhatian publik lewat pemaparannya tentang keterkaitan antara kondisi emosional dan kesehatan lambung. Dalam acara Halal Kulture Market 2025 di ICE BSD, Tangerang, ia menekankan pentingnya keseimbangan antara fisik dan spiritual dalam menjaga kesehatan tubuh.

Menurut Zaidul Akbar, gangguan lambung tidak hanya dipicu oleh pola makan, tetapi juga oleh tekanan emosional. Saat seseorang mengalami stres, tubuh memproduksi hormon kortisol berlebih yang dapat merusak lapisan lambung. “Banyak penderita lambung kronis juga mengalami kecemasan berlebih atau anxiety,” jelasnya.

Ia menegaskan bahwa penyembuhan lambung tidak cukup hanya dengan obat. Faktor psikis seperti ketenangan batin juga harus diperhatikan karena manusia terdiri atas dua aspek: jasad dan roh, yang saling memengaruhi.

Zaidul Akbar Bahas Kesehatan Lambung di Halal Kulture 2025 Zikir dan Salat Kurangi Stres Penyebab Gangguan Lambung

Zaidul Akbar mengajak masyarakat untuk menyeimbangkan pengobatan medis dengan pendekatan spiritual. Ia menyebut, praktik ibadah seperti zikir, salat, sabar, dan tawakal memiliki efek positif terhadap pengelolaan stres. “Aktivitas ini menurunkan kadar kortisol, yang berkontribusi langsung terhadap kesehatan lambung,” ujarnya.

Ia menilai, Islam sudah menyediakan pedoman lengkap untuk menjaga kesehatan mental dan fisik. Dengan mengamalkan ibadah secara konsisten, seseorang dapat memperoleh ketenangan jiwa sekaligus meningkatkan daya tahan tubuh.

Dalam sesi tersebut, Zaidul Akbar juga membahas pentingnya mengonsumsi bahan-bahan alami sebagai bagian dari terapi holistik Islami. Ia merekomendasikan tepung umbi garut, kolagen sapi peptida, gula aren, dan tepung mata beras untuk menjaga sistem pencernaan.

Pendekatan holistik yang diusungnya menekankan kombinasi nutrisi alami, pengelolaan emosi, dan ibadah. Menurutnya, kesehatan sejati hanya dapat dicapai jika tubuh, pikiran, dan spiritualitas berjalan seimbang.

Menutup sesi gelar wicara, Zaidul Akbar menyampaikan bahwa iman dan emosi memiliki peran penting dalam menjaga kesehatan lambung. “Kesehatan lambung adalah hasil integrasi antara kesehatan iman, emosional, dan pola makan yang baik,” tuturnya.

Dalam kesempatan itu, ia bersama Tim JSR (Jurus Sehat Rasulullah) juga memperkenalkan produk Lambung Ceria yang ditujukan untuk membantu masyarakat menjaga kesehatan sistem pencernaan. Melalui edukasi dan produk alami, Zaidul berharap pendekatan Islami terhadap kesehatan semakin dikenal luas di masyarakat.

baca juga:https://www.liputan6.com/tekno/read/6195805/top-3-tekno-iphone-20-bakal-rilis-pada-2027-hingga-microsoft-perkenalkan-avatar-ai-empatik-mico?page=3

pilar nyamuk jurnal auto inovasi hidup layak